10 Miliarder Dunia Kehilangan Rp6.639 Triliun, Elon Musk Alami Penurunan Terbesar10 Miliarder Dunia Kehilangan Rp6.639 Triliun, Elon Musk Alami Penurunan Terbesar

JAKARTA (Waspada.id): Gejolak pasar saham global sepanjang Juli 2026 menggerus kekayaan para miliarder dunia. Secara gabungan, 10 orang terkaya di dunia kehilangan kekayaan hingga US$368 miliar atau sekitar Rp6.639 triliun (kurs Rp18.040 per dolar AS), mencerminkan tingginya volatilitas pasar dan tekanan terhadap sejumlah perusahaan teknologi serta bisnis global.
Berdasarkan data Forbes yang dikutip tvcnews.tv, Senin (3/8/2026), perubahan nilai aset tersebut turut memengaruhi peringkat orang terkaya dunia per 1 Agustus 2026. Meski beberapa miliarder berhasil menambah kekayaannya, mayoritas justru mengalami penyusutan signifikan.
Penurunan paling besar dialami Elon Musk. Pendiri sekaligus CEO SpaceX dan Tesla itu masih menempati posisi sebagai orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih mencapai US$690 miliar atau sekitar Rp12,4 kuadriliun. Namun, sepanjang Juli 2026 kekayaannya menyusut hingga US$363 miliar atau sekitar Rp6,5 kuadriliun.
Di posisi kedua, Larry Page mencatat kekayaan bersih US$292 miliar atau sekitar Rp5,2 kuadriliun, setelah bertambah US$1 miliar selama Juli. Salah satu pendiri Google itu masih menjadi pemegang saham utama Alphabet dan terus berinvestasi di bidang kecerdasan buatan (AI) serta teknologi mutakhir.
Jeff Bezos berada di peringkat ketiga dengan kekayaan bersih US$278 miliar atau sekitar Rp4,99 kuadriliun. Pendiri Amazon tersebut menjadi salah satu miliarder dengan kenaikan kekayaan terbesar setelah asetnya bertambah US$29 miliar atau sekitar Rp521,5 triliun dalam sebulan terakhir.
Posisi keempat ditempati Sergey Brin yang memiliki kekayaan bersih US$269 miliar atau sekitar Rp4,8 kuadriliun. Rekan pendiri Google itu juga mencatat kenaikan kekayaan sebesar US$1 miliar sepanjang Juli.
Sementara itu, Michael Dell berada di posisi kelima dengan kekayaan bersih US$229 miliar atau sekitar Rp4,1 kuadriliun. Pendiri Dell Technologies tersebut mengalami penurunan kekayaan sebesar US$6 miliar.
Mark Zuckerberg menempati posisi keenam dengan kekayaan bersih US$191 miliar atau sekitar Rp3,4 kuadriliun, setelah nilai asetnya berkurang US$2 miliar. CEO Meta Platforms itu masih menjadi salah satu investor terbesar di sektor kecerdasan buatan dan virtual reality.
Di urutan ketujuh, CEO Nvidia Jensen Huang mencatat kekayaan bersih US$174 miliar atau sekitar Rp3,1 kuadriliun. Ia menjadi salah satu miliarder yang masih mampu menambah kekayaan sebesar US$1 miliar berkat kuatnya bisnis semikonduktor dan AI.
Selanjutnya, pendiri Oracle Larry Ellison mencatat penurunan kekayaan terbesar kedua setelah Elon Musk. Kekayaan bersihnya turun US$24 miliar menjadi US$168 miliar atau sekitar Rp3,02 kuadriliun.
Di posisi kesembilan, Chairman dan CEO LVMH Bernard Arnault memiliki kekayaan bersih US$146 miliar atau sekitar Rp2,62 kuadriliun setelah berkurang US$2 miliar.
Sementara itu, investor legendaris Warren Buffett melengkapi daftar 10 besar orang terkaya dunia dengan kekayaan bersih US$145 miliar atau sekitar Rp2,6 kuadriliun. Chairman dan CEO Berkshire Hathaway tersebut mengalami penurunan kekayaan sebesar US$3 miliar sepanjang Juli 2026. (Lip6)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda