Breaking News
Memuat breaking news...

100 Unit Laptop Sekolah Dicuri, Kepala SMPN 4 Binjai Diminta Ganti Rugi Secara Angsuran

Redaksi
Redaksi
Rabu, 28 Oktober 2026 - 6.44 PM WIB
100 Unit Laptop Sekolah Dicuri, Kepala SMPN 4 Binjai Diminta Ganti Rugi Secara Angsuran
Gedung SMP Negeri 4 Kota Binjai, Rabu (28/10/2026).Waspada.id/Muhammad Mulia Bakti
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BINJAI (Waspada.id): Kepala SMP Negeri 4 Kota Binjai, Yudhi, wajib mengganti kerugian atas hilangnya 100 unit laptop Lenovo seri NB V330 di sekolahnya. Perangkat tersebut murni dicuri, namun proses Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi (TPTGR) Pemko Binjai tetap menetapkan kewajiban penggantian yang kini dapat dilakukan secara dicicil.

Yudhi membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (28/10/2026). Ia menceritakan, setelah mengetahui peristiwa pencurian, pihak sekolah langsung membuat laporan ke Polsek Binjai Timur serta melaporkannya ke bagian Aset Pemerintah Kota Binjai. Pemeriksaan oleh Inspektorat, Sekretariat Daerah, dan Asisten III berlangsung pada Februari 2026, di mana ia telah menjelaskan kronologi lengkap kejadian.

"Sangat disayangkan, saya harus mengganti rugi padahal laptop tersebut hilang murni karena dicuri oleh maling," ungkap Yudhi.

Umrizal Ginting, S.E., M.M., dari Bagian Aset Pemko Binjai, membenarkan kasus tersebut telah diketahui dan juga telah diperiksa oleh BPK. Ia menyatakan tim TPTGR telah meringankan kewajiban tersebut sehingga penggantian dapat dilakukan secara diangsur.

Yudhi menyatakan akan menindaklanjuti kewajibannya melalui penyetoran ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Setelah lunas, ia meminta bagian Aset Pemko Binjai segera menghapus aset tersebut dari Kartu Inventaris Barang (KIB) dan Buku Inventaris. Meski demikian, ia tetap akan memantau perkembangan penyidikan kasus pencurian tersebut agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

Peristiwa ini memicu sorotan masyarakat Kota Binjai. Warga berharap Pemko Binjai dan DPRD Kota Binjai menempatkan pegawai PPPK sebagai penjaga maupun satpam sekolah agar keamanan aset pendidikan lebih terjamin ke depannya.(id.99)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement