Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

145 Siswa SD Swasta Al Amjad Jelajahi TEFA Polbangtan Kementan

Redaksi
Redaksi
Kamis, 5 November 2026 - 4.03 PM WIB
145 Siswa SD Swasta Al Amjad Jelajahi TEFA Polbangtan Kementan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan melalui unit Teaching Factory (TEFA) menerima kunjungan studi lapangan dari SD Swasta Al Amjad pada Selasa, 3 November 2026. Sebanyak 145 siswa kelas IV didampingi 15 guru berpartisipasi dalam kegiatan edukasi pertanian yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Kegiatan dirancang untuk memperkenalkan dunia pertanian dan ketahanan pangan sejak usia dini. Para peserta dibagi menjadi delapan kelompok untuk bergantian mengikuti berbagai sesi praktik langsung di lokasi. Delapan kegiatan yang diikuti meliputi pembuatan susu kedelai, panen sayur sawi pakchoy, penanaman edamame dan sayuran, penanaman kopi di polybag, budidaya tanaman hidroponik, pengenalan traktor serta alat mesin pertanian, budidaya akuaponik dan pemberian pakan ikan, hingga pembuatan sabun dari ampas kopi.

Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengatakan bahwa mengenalkan pertanian kepada anak-anak sejak usia sekolah adalah investasi masa depan yang sangat berharga.

"Semoga cinta pada alam dan kesadaran akan pentingnya pangan tumbuh di hati generasi muda kita. Pertanian bukan sekadar bekerja di ladang, melainkan masa depan bangsa," ujarnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan peran strategis kegiatan ini sangat penting agar anak-anak memahami dari mana makanan mereka berasal.

"TEFA bukan hanya tempat belajar bagi mahasiswa, tetapi juga pusat edukasi bagi masyarakat luas, termasuk anak-anak sekolah dasar, untuk mencintai dunia pertanian," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menyampaikan pentingnya pendekatan langsung dengan alam. Pendidikan pertanian harus mulai sejak dini.

"Melalui pendekatan langsung dengan alam dan praktik langsung, anak-anak belajar menghargai proses, menghargai makanan, dan mencintai lingkungan hidup mereka. Semangat inilah yang akan kita jaga terus," katanya.

Direktur Polbangtan Medan, Nurliana Harahap, menyambut hangat kedatangan rombongan. "Kami sangat antusias menyambut adik-adik dari SD Swasta Al Amjad. Semoga pengalaman hari ini menjadi kenangan yang menyenangkan dan bermanfaat. Kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang mencintai pertanian dan peduli pada lingkungan sekitarnya," ungkapnya.

Kegiatan berjalan lancar sepanjang hari, terlihat antusiasme tinggi dari para siswa yang tampak gembira saat mempraktikkan langsung setiap materi yang disampaikan. Diharapkan, pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan dan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan sejak dini. (id09)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement