Breaking News
Memuat breaking news...

159 Hewan Kurban Kemendikdasmen Disebar ke-36 Provinsi, Mendikdasmen: Sarana Tingkatkan Taqwa dan Peduli Sesama

Redaksi
Redaksi
Kamis, 28 Mei 2026 - 7.14 PM WIB
159 Hewan Kurban Kemendikdasmen Disebar ke-36 Provinsi, Mendikdasmen: Sarana Tingkatkan Taqwa dan Peduli Sesama
Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat berada di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SORONG (Waspada.id): Dalam momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah pada rangkaian kunjungan kerja di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyerahkan seekor sapi kurban dengan bobot mencapai 720 kilogram. Penyerahan tersebut menjadi simbol perhatian dan kebersamaan Kemendikdasmen dengan masyarakat di wilayah timur Indonesia.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan hewan kurban ke berbagai daerah di Indonesia. Melalui tema “Kemendikdasmen Tebar Kurban untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sosial, semangat berbagi, dan persaudaraan kepada masyarakat.

Pada Iduladha tahun ini, Kemendikdasmen menghimpun sebanyak 159 hewan kurban yang terdiri atas 117 ekor sapi dan 42 ekor kambing dari unit utama, satuan kerja pusat, dan Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia. Dari keseluruhan hewan kurban tersebut, diperkirakan menghasilkan sekitar 18.100 kilogram daging yang akan didistribusikan kepada kurang lebih 18.000 penerima manfaat di 35 provinsi, mulai dari Aceh hingga Papua.

Saat ceramah salat Iduladha di Kota Sorong, Mendikdasmen menegaskan bahwa makna kurban tidak berhenti pada proses penyembelihan semata, melainkan menjadi sarana meningkatkan ketakwaan dan kepedulian kepada sesama.

“Kita diberikan tuntunan, salah satunya dengan menunaikan ibadah kurban. Kita mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mendekatkan diri kepada sesama melalui sedekah dan kepedulian,” ujar Mendikdasmen.

Kepada ratusan jemaah yang hadir, Mendikdasmen juga mengajak masyarakat untuk memperkuat kualitas keimanan, membangun keluarga yang baik, serta menghadirkan kebaikan di lingkungan sekitar. Ia menekankan pentingnya meneladani Nabi Ibrahim dan keluarganya sebagai sosok yang tegar, optimistis, dan selalu menghadirkan solusi bagi masyarakat.

“Dengan keteladanan itu maka kita tidak berhenti pada ritual, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan jiwa rela berkorban. Sehingga hidup kita bermanfaat bagi manusia yang lain,” tambahnya.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement