250 Alumni Eks Departemen Penerangan Sumut Reuni, Dorong Kolaborasi Untuk Pembangunan

MEDAN (Waspada,id): Sekitar 250 alumni eks Departemen Penerangan (Deppen) Sumatera Utara bersama keluarga besar Forum Api Nan Tak Kunjung Padam (Anantakupa) Sumut berkumpul dalam Temu Kangen Anantakupa Sumut, Sabtu (29/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kolaborasi untuk mendukung pembangunan Sumatera Utara.
Kegiatan bertema “Melalui Temu Kangen Anantakupa Sumut, Kita Tingkatkan Kolaborasi Menuju Sumut Berkah” itu digelar di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Jalan H.M. Said Nomor 27, Medan.
Para alumni hadir dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan nostalgia, sekaligus diisi doa bersama untuk rekan-rekan seperjuangan yang telah meninggal dunia.
Ketua Forum Anantakupa Sumut, Zainuddin Mars, mengatakan insan penerangan memiliki sejarah panjang dalam perjalanan pembangunan bangsa. Menurutnya, para pegawai Departemen Penerangan pada masa lalu mampu menjalankan tugas meski menghadapi berbagai keterbatasan.
“Kita lahir di tengah-tengah kesulitan, tetapi kita bisa melaksanakan tugas dengan baik. Semangat itu masih berkobar seperti lautan biru samudra,” ujar Zainuddin yang juga mantan Wakil Bupati Deli Serdang dua periode.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para istri dan keluarga alumni yang selama ini turut mendukung perjalanan pengabdian para insan penerangan.
Ketua Panitia Temu Kangen, Amran Matondang, mengatakan tingginya antusiasme alumni menunjukkan kuatnya ikatan silaturahmi yang terbangun sejak masa pengabdian di Departemen Penerangan.
“Tidak percaya begitu banyak yang hadir, sekitar 250 orang. Semangat eks Departemen Penerangan ternyata masih sangat tinggi,” katanya.
Amran menjelaskan, kegiatan tersebut berawal dari keinginan sejumlah mantan pegawai Departemen Penerangan untuk kembali bertemu dan bersilaturahmi. Gagasan itu kemudian dikoordinasikan bersama para senior dan keluarga besar hingga akhirnya terlaksana.
Ia berharap temu kangen tersebut tidak berhenti sebagai ajang nostalgia, tetapi menjadi momentum memperkuat persaudaraan sekaligus memberikan kontribusi bagi Sumatera Utara.
“Jadikan temu kangen ini sebagai motivasi untuk lebih bagus dan lebih baik. Kita juga harus berkolaborasi dengan pemerintah dan mendukung program pemerintah. Temu kangen ini mempertemukan masa lalu dengan masa kini,” ujarnya.
Tokoh eks Departemen Penerangan, RE Nainggolan, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia berharap pertemuan serupa dapat terus digelar untuk menjaga komunikasi, persaudaraan dan kekeluargaan di antara keluarga besar eks Departemen Penerangan Sumut.
Sementara itu, tokoh eks Departemen Penerangan yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Sumut, Hasban Ritonga, menyebut temu kangen memiliki makna khusus karena digelar di tempat yang menjadi bagian dari sejarah pengabdian mereka.
“Ini kesempatan kita bertemu dan bersilaturahmi di tempat lama kita mengabdi. Api Anantakupa tak kunjung padam,” kata Hasban.
Ia mengapresiasi kehadiran sekitar 250 alumni dari berbagai daerah di Sumatera Utara. Menurutnya, jumlah tersebut menunjukkan masih kuatnya kecintaan para alumni terhadap institusi yang pernah menjadi tempat mereka mengabdi.
Sekretaris Dinas Kominfo Sumut, Yazid Matondang, yang mewakili Kepala Dinas Kominfo Sumut, mengatakan pengalaman para insan penerangan tetap relevan di tengah perkembangan teknologi komunikasi dan informasi.
“Di era digital saat ini semakin kompleks. Oleh sebab itu, sinergi dan kolaborasi antara pengalaman masa lalu dan energi masa kini menjadi kunci bagi kita untuk menghadirkan pelayanan informasi yang terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Yazid menyampaikan apresiasi kepada Forum Anantakupa, panitia dan seluruh alumni yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, temu kangen tidak hanya menjadi ruang bernostalgia, tetapi juga sarana memperkuat kekompakan dan persaudaraan keluarga besar eks Departemen Penerangan.
Semangat “Api Nan Tak Kunjung Padam” diharapkan terus terjaga sebagai warisan nilai pengabdian sekaligus menjadi energi untuk membangun kolaborasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat serta kemajuan Sumatera Utara. (HUMAS DISKOMINFO SUMUT)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda