252 WBP Lapas Lhoksukon Terima Remisi HUT ke-81 RI, Penghuni Overkapasitas252 WBP Lapas Lhoksukon Terima Remisi HUT ke-81 RI, Penghuni Overkapasitas

LHOKSUKON (Waspada.id): Sejumlah 252 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II B Lhoksukon, Aceh Utara, menerima remisi HUT ke-81 RI. Sel Lapas yang berkapasitas 80 orang dihuni 372 napi.
Penyerahan remisi Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dilakukan usai upacara bendera di Lapangan Upacara Landing Lhoksukon, Senin (17/8). Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Lhoksukon, Muhidfuddin, menjelaskan, sejumlah 252 WBP mendapat remisi.
"Pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di tahun 2026 ini, yang dapat remisi seluruhnya yaitu 252 orang, termasuk wanita dua orang," jelas Muhidfuddin, seraya menambahkan, dua orang bebas pembebasan bersyarat.
Menurutnya, remisi yang diterima antara satu sampai lima bulan. Kasusnya beragam, namun didominasi kasus narkoba.

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan, Lapas Lhoksukon mengalami overkapasitas. "Kita tahu dan sudah melihat sendiri tadi di dalam, bahwa kapasitas kita sekarang ini 80 orang. Sekarang sudah diisi sekitar lebih dari 372 orang. Hal ini sudah pasti sangat melewati overkapasitas," jelasnya.
Untuk mengantisipasi kelebihan penghuni Lapas, telah dipersiapkan lokasi pembangunan gedung baru di kawasan Menasah Reudeip, Kecamatan Lhoksukon. Namun, sampai saat ini, pembangunan tersebut belum terealisasi.
"Mendorong kepada pemerintah daerah, supaya cepat membantu kita untuk proses pembangunan yang baru," debutnya.
Bangkit dan Berubah
Pada momen peringatan HUT ke-81 RI, Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, SE., MM., bersama Kepala Kejari Aceh Utara Hilman Azazi, S.H., M.M., M.H., dan Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., meninjau langsung sel Lapas.
Dalam kesempatan itu, Bupati Aceh Utara mengajak seluruh warga binaan menjadikan masa hukuman sebagai sarana berbenah diri.
"Lapas ini adalah tempat pengajian bagi kalian. Harus berubah, jangan ada lagi kejahatan. Keluar dari sini harus jadi Tgk. Imum. Jangan sampai tahun depan saya ke sini lagi, masih ada wajah-wajah lama," ujar bupati di hadapan para narapidana.
Ia menegaskan pentingnya niat untuk bertobat serta menjaga ibadah selama menjalani masa hukuman. Bupati mengingatkan para penghuni Lapas, khususnya generasi muda, agar tidak merusak masa depan mereka sendiri.
Setelah berinteraksi dengan para warga binaan, Bupati Aceh Utara meninjau setiap kamar hunian, sekaligus menyerahkan bantuan uang tunai secara langsung sebagai bentuk kepedulian. (id71)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda