Breaking News
Memuat breaking news...

39 Nakes Puskesmas Abdya Dilatih Perawatan Luka Modern

Redaksi
Redaksi
Kamis, 27 Agustus 2026 - 10.56 AM WIB
39 Nakes Puskesmas Abdya Dilatih Perawatan Luka Modern
Tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas di Abdya, mengikuti sosialisasi dan pelatihan penggunaan balutan luka modern (wound moist dressing), di Aula Dinas Kesehatan Abdya, Kamis (27/8).Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BLANGPIDIE (Waspada.id): Sebanyak 39 tenaga kesehatan (nakes), dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), mendapat pembekalan teknik perawatan luka, menggunakan metode modern wound moist dressing.

Kegiatan yang digelar Dinas Kesehatan (Dinkes) Abdya di Aula Dinkes setempat, Rabu (26/8) itu, menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis, sekaligus mendorong standar pelayanan perawatan luka yang lebih baik, di tingkat fasilitas kesehatan.

Masing-masing Puskesmas mengirimkan tiga tenaga kesehatan, terdiri atas dua perawat unit gawat darurat (UGD) dan seorang bidan.

Kepala Dinkes Abdya, Ns Rinaldi mengatakan, perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan, menuntut tenaga medis untuk terus memperbarui kemampuan, termasuk dalam menangani pasien dengan luka akut, maupun kronis.

Menurutnya, penggunaan metode perawatan luka modern secara bertahap, diharapkan dapat meninggalkan ketergantungan terhadap metode konvensional, yang selama ini masih digunakan dalam pelayanan. “Melalui kegiatan ini kita memperkenalkan teknik perawatan luka, dengan wound moist dressing. Harapannya, metode tersebut dapat diterapkan secara bertahap, sehingga pelayanan kepada pasien menjadi lebih efektif dan nyaman,” kata Rinaldi.

Ia menilai, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan di Puskesmas penting dilakukan, karena fasilitas tersebut merupakan salah satu pintu pertama masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Ditambahkan, dengan keterampilan yang semakin baik, penanganan luka di tingkat Puskesmas diharapkan tidak hanya lebih optimal, tetapi juga mampu memberikan pengalaman pelayanan yang lebih nyaman bagi pasien.

Sementara itu, koordinator pelaksana kegiatan menyebutkan, pelatihan tersebut juga dimaksudkan untuk membangun keseragaman pemahaman tenaga kesehatan, mengenai prosedur dasar perawatan luka. “Peserta diharapkan tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga mampu menerapkannya di tempat tugas masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ns Edy Mulyadi, M.Kep., ETN (Cand. Dr.), Presiden Indonesian Wound Care Clinician Association (INWCCA), sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Edy menjelaskan prinsip moist wound healing, atau menjaga kondisi kelembapan yang tepat pada area luka, sebagai salah satu pendekatan dalam perawatan luka modern.

Metode tersebut mengutamakan kondisi lingkungan luka, yang mendukung proses penyembuhan jaringan, dengan pemilihan jenis balutan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan luka pasien.

Dinkes Abdya berharap, pembekalan tersebut tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi berlanjut dalam praktik pelayanan di masing-masing Puskesmas.

Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan perawatan luka yang semakin terstandar, profesional, efektif dan mengutamakan kenyamanan pasien.(id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement