Breaking News
Memuat breaking news...

42 Gubuk Garam Pidie Diminta Tepat Sasaran

Redaksi
Redaksi
Minggu, 9 Agustus 2026 - 12.56 PM WIB
42 Gubuk Garam Pidie Diminta Tepat Sasaran
Ketua Kelompok Tani Al-Mubaraqah Sira, Tgk Fauzi, berdiri di depan gubuk garam, foto diambil beberapa waktu lalu. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

PIDIE (Waspada.id): Bantuan pembangunan gubuk produksi garam bagi petani di sejumlah wilayah Kabupaten Pidie, Aceh, yang bersumber dari APBN 2026 melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), telah direalisasikan sebanyak 42 unit.

Bantuan tersebut tersebar di Desa Cot Brek, Peukansot, Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, serta Kecamatan Simpang Tiga.

Sejumlah petani garam berharap bantuan tersebut benar-benar diprioritaskan kepada petani yang kondisi gubuk produksinya sudah rusak atau tidak layak digunakan.

Ketua Kelompok Tani Al-Mubaraqah Sira, Tgk Fauzi, mengatakan pihaknya menyambut baik bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap petani garam.

“Kami sangat senang mendapat bantuan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah. Namun, kami berharap bantuan ini diberikan kepada petani garam yang memang gubuk produksinya sudah benar-benar hancur. Artinya, kami ingin petani yang kondisinya paling membutuhkan diprioritaskan,” kata Tgk Fauzi.

Menurutnya, proses penyaluran bantuan harus dilakukan secara adil dan transparan agar tidak menimbulkan kecemburuan di kalangan petani.

Ia juga berharap tidak ada pilih kasih dalam menentukan penerima bantuan, terutama karena faktor hubungan keluarga maupun pertemanan.

“Jangan ada pilih kasih dari pihak terkait di tingkat lokal. Jangan karena ada hubungan keluarga atau pertemanan kemudian diprioritaskan. Kami berharap bantuan ini tepat sasaran dan diberikan kepada petani yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Sejumlah petani juga mempertanyakan ketepatan sasaran penerima bantuan. Mereka menduga masih terdapat petani yang kondisi gubuk produksinya relatif baik menerima bantuan, sementara petani yang gubuknya rusak berat atau hancur belum menjadi prioritas.

Para petani berharap Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama instansi terkait melakukan verifikasi kembali terhadap penerima bantuan. Mereka juga meminta proses pendataan dan penetapan penerima dilakukan secara transparan berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Bantuan 42 unit gubuk produksi garam tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani garam di Kabupaten Pidie.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan, atau Dinas Kelauran dan Pekaranan Kabupaten Pidie, maupun instansi terkait belum memberikan keterangan mengenai mekanisme penetapan penerima bantuan tersebut. (Id69)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement