45 Paskibraka Aceh Tenggara Resmi Dikukuhkan, Bupati Salim Fakhry: Merah Putih Simbol Kebanggaan Bangsa Indonesia45 Paskibraka Aceh Tenggara Resmi Dikukuhkan, Bupati Salim Fakhry: Merah Putih Simbol Kebanggaan Bangsa Indonesia

KUTACANE (Waspada.id): Bupati HM Salim, SE, MM secara resmi mengukuhkan sebanyak 45 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Aceh Tenggara tahun 2026, dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Jenderal Ahmad Yani, Sabtu (15/8/2026).
Pengukuhan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama Aceh Tenggara, pejabat Eselon II dan III, serta para orang tua dan keluarga anggota Paskibraka.
Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, dalam arahannya mengatakan tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar.
“Merah Putih merupakan simbol kebanggaan bangsa Indonesia. Karena itu, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan rasa syukur,” ujarnya.
Ia berpesan agar para Paskibraka tetap menjaga kedisiplinan, semangat nasionalisme, serta kekompakan yang telah dibangun selama menjalani proses pembinaan.
“Jadikan proses latihan sebagai pembelajaran yang berharga. Semua itu membutuhkan kerja keras, kekompakan, dan semangat kebersamaan,” katanya. Menurutnya, pembinaan Paskibraka menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kebangsaan. Nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan yang diperoleh selama pembinaan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan generasi muda agar menjauhi narkoba, terus berprestasi, serta ikut berkontribusi dalam membangun daerah. “Kalian adalah estafet penerus bangsa. Karena itu, teruslah meningkatkan pengetahuan dan semangat pengabdian,” pesannya.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan orang tua yang telah memberikan dukungan sehingga seluruh anggota Paskibraka dapat mengikuti proses pembinaan hingga pengukuhan. “Kepada seluruh anggota Paskibraka, saya ucapkan selamat atas pengukuhan sebagai Paskibraka Aceh Tenggara Tahun 2026. Jaga nama baik keluarga, sekolah, dan Kabupaten Aceh Tenggara. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan tetap memiliki semangat juang untuk Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap para Paskibraka dapat menjalankan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dengan penuh rasa syukur sekaligus menjadi teladan dalam memperkuat persatuan dan semangat gotong royong untuk membangun Aceh Tenggara.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Aceh Tenggara, Ahmad Yani menjelaskan bahwa proses persiapan dan pembinaan Paskibraka telah dilakukan selama kurang lebih enam bulan. Peserta berasal dari 37 sekolah, sementara anggota yang ditetapkan untuk bertugas dalam pengibaran terdiri dari 29 putra dan 16 putri dari 11 sekolah.
Pembinaan meliputi berbagai tahapan, di antaranya Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pembentukan postur, serta pembinaan kedisiplinan.
Ia berharap pihak sekolah terus memberikan perhatian dan dukungan kepada para anggota Paskibraka agar nilai-nilai yang diperoleh selama pembinaan dapat terus diterapkan dalam berbagai kegiatan.
Salah satu anggota Paskibraka, Racha Fransisca Br Sinurat dari SMK Negeri 1 Kutacane, mengatakan dirinya merasa bangga dan siap menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka. Ia bersama anggota lainnya akan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, termasuk mengibarkan bendera Merah Putih pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(id80)

























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda