5 Komponen Motor Ini Wajib Dicek Usai Jelajahi Karo5 Komponen Motor Ini Wajib Dicek Usai Jelajahi Karo

MEDAN (Waspada.id): Berakhirnya rangkaian Festival Bunga dan Buah Karo 2026 pada 1 Agustus lalu menjadi penutup momen yang dimanfaatkan banyak masyarakat menikmati keindahan alam dan beragam atraksi budaya di Kabupaten Karo.
Tingginya mobilitas wisatawan selama penyelenggaraan festival juga membuat jalur Medan-Berastagi kembali dipadati kendaraan, termasuk sepeda motor yang menjadi pilihan banyak pengendara untuk menikmati perjalanan.
Menyikapi kondisi tersebut, PT Indako Trading Coy selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengingatkan para pengendara agar tidak hanya mempersiapkan kendaraan sebelum bepergian, tetapi juga melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah menempuh perjalanan, terutama melalui jalur pegunungan yang didominasi tanjakan, turunan dan tikungan.
Senior Instructor Technical Service PT Indako Trading Coy, Erwin Chandra, menjelaskan bahwa perjalanan menuju kawasan Karo memberikan beban kerja yang lebih tinggi pada sejumlah komponen sepeda motor dibandingkan penggunaan harian di perkotaan. Oleh karena itu, pemeriksaan setelah perjalanan menjadi langkah penting untuk menjaga performa sekaligus mencegah kerusakan yang lebih serius.
"Jalur menuju kawasan Karo memiliki karakteristik yang cukup menantang, mulai dari tanjakan, turunan, hingga tikungan yang mengharuskan pengendara lebih sering melakukan akselerasi maupun pengereman. Setelah perjalanan seperti ini, kami menyarankan konsumen melakukan pemeriksaan agar kondisi sepeda motor tetap prima dan siap digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari," ujar Erwin Chandra, Selasa (4/8).
Erwin mengungkapkan, terdapat lima komponen utama yang perlu mendapat perhatian setelah perjalanan jauh. Pertama, sistem pengereman. Rem menjadi komponen yang bekerja paling keras saat melintasi jalur menurun. Kampas rem, cakram maupun minyak rem perlu dipastikan masih dalam kondisi baik agar tetap memberikan daya pengereman optimal.
Kedua, ban. Perjalanan dengan berbagai kondisi jalan dapat memengaruhi tekanan angin maupun tingkat keausan ban. Pemeriksaan tapak ban dan tekanan angin penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan serta keselamatan berkendara.
Ketiga, oli mesin. Mesin yang bekerja lebih berat selama perjalanan jarak jauh memerlukan pelumasan yang optimal. Pastikan volume dan kualitas oli masih sesuai agar performa mesin tetap terjaga.
Keempat rantai atau CVT. Untuk sepeda motor tipe bebek dan sport, rantai perlu diperiksa kekencangan serta pelumasannya. Sementara pada motor matik, sistem CVT sebaiknya diperiksa guna memastikan performanya tetap optimal.
Kelima suspensi. Kontur jalan yang beragam membuat suspensi bekerja lebih keras. Pemeriksaan kondisi suspensi akan membantu menjaga stabilitas dan kenyamanan saat berkendara.
Menurut Erwin, pemeriksaan tidak selalu harus menunggu munculnya gejala kerusakan. Pemeriksaan secara berkala setelah perjalanan jauh justru menjadi langkah preventif agar potensi gangguan dapat dideteksi lebih dini.
"Melakukan pemeriksaan setelah perjalanan jauh merupakan bentuk perawatan preventif. Selain membuat motor tetap nyaman dikendarai, langkah ini juga membantu menjaga usia pakai komponen sekaligus mendukung keselamatan pengendara di setiap perjalanan," tambahnya.
Sebagai wujud komitmen dalam memberikan layanan terbaik kepada konsumen, PT Indako Trading Coy mengajak seluruh pengguna sepeda motor Honda untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan dan perawatan di jaringan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station).
Didukung teknisi tersertifikasi, peralatan standar Honda, serta penggunaan Honda Genuine Parts dan Honda Genuine Oil, konsumen dapat memastikan sepeda motornya kembali dalam kondisi prima setelah menemani perjalanan menikmati pesona alam dan kemeriahan Festival Bunga dan Buah Karo 2026. (rel)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda