52,42% Penduduk Miskin Indonesia Berada Di Pulau Jawa52,42% Penduduk Miskin Indonesia Berada Di Pulau Jawa

JAKARTA (Waspada.id): Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia terus menurun pada Maret 2026. Meski demikian, lebih dari separuh penduduk miskin nasional atau 52,42% masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud mengatakan, jumlah penduduk miskin pada Maret 2026 mencapai 22,93 juta orang. Angka tersebut berkurang sekitar 430 ribu orang dibandingkan September 2025.
"Pada Maret 2026 jumlah penduduk miskin di Indonesia sebanyak 22,93 juta orang atau turun sebanyak 0,43 juta orang dibandingkan dengan bulan September tahun 2025," kata Edy dalam rilis BPS, Rabu (5/8/2026).
Dibandingkan Maret 2025, jumlah penduduk miskin juga menurun sekitar 920 ribu orang. Secara persentase, tingkat kemiskinan nasional turun menjadi 8,07%, lebih rendah 0,18 poin persentase dibandingkan September 2025 dan turun 0,40 poin persentase dibandingkan Maret 2025.
BPS juga mencatat penurunan jumlah penduduk miskin terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan selama periode September 2025 hingga Maret 2026. Di perkotaan, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 350 ribu orang dengan tingkat kemiskinan turun dari 6,60% menjadi 6,34%. Sementara di perdesaan, jumlah penduduk miskin menyusut sekitar 80 ribu orang, dengan persentase kemiskinan turun dari 10,72% menjadi 10,67%.
Meski mengalami penurunan, kesenjangan tingkat kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih cukup lebar.
"Kami menyampaikan persentase penduduk miskin di perkotaan dan perdesaan Disparitas kemiskinan antara wilayah perkotaan dan perdesaan masih cukup lebar," ujar Edy.
Dari sisi persebaran wilayah, Pulau Jawa masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk miskin terbesar di Indonesia. BPS mencatat sebanyak 12,02 juta penduduk miskin berada di pulau tersebut atau setara 52,42% dari total penduduk miskin nasional.
"Jumlah penduduk miskin masih terkonsentrasi di Pulau Jawa yaitu sebanyak 12,02 juta atau sekitar 52,42% dari keseluruhan penduduk miskin yang ada di Indonesia. Sementara itu jumlah penduduk miskin paling sedikit berada di Pulau Kalimantan yaitu sekitar 870 ribu orang atau sebesar 3,79% dari keseluruhan penduduk miskin di Indonesia," ujar Edy.
Menurutnya, penurunan tingkat kemiskinan terjadi di seluruh wilayah Indonesia jika dibandingkan dengan September 2025. Pulau Jawa menjadi wilayah yang mencatat penurunan paling besar.
"Jika dibandingkan dengan September 2025 penurunan tingkat kemiskinan terjadi di semua wilayah di Indonesia penurunan paling dalam terjadi di Pulau Jawa yaitu turun sebesar 0,21 % poin," bebernya. (Lip6)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda