Breaking News
Memuat breaking news...

6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan di Samosir, Permudah Akses Pelajar ke Sekolah

Redaksi
Redaksi
Kamis, 15 Oktober 2026 - 6.27 PM WIB
6 Bus Perintis Gratis Diluncurkan di Samosir, Permudah Akses Pelajar ke Sekolah
BUPATI Samosir Vandiko Gultom melepas enam unit bus perintis gratis untuk melayani antar-jemput pelajar. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SAMOSIR (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menerima enam unit bus perintis gratis dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk melayani antar-jemput pelajar. Program ini diharapkan mempermudah akses siswa menuju sekolah sekaligus mengurangi beban biaya transportasi orang tua.

Peluncuran enam unit bus tersebut dilakukan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, secara virtual melalui Zoom, Kamis (15/10). Bus akan melayani rute Onan Runggu–Nainggolan dengan jarak tempuh sekitar 15 kilometer per hari.

Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengatakan program tersebut merupakan upaya pemerintah untuk membantu pelajar yang harus menempuh jarak cukup jauh dari rumah menuju sekolah.

Menurutnya, Pemkab Samosir telah mengusulkan penyediaan layanan transportasi khusus bagi pelajar. Usulan tersebut kemudian difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui penyediaan enam unit bus perintis gratis.

“Mengingat adanya anak sekolah yang jaraknya jauh dari tempat tinggal ke sekolah, kami minta agar mereka dilayani dengan fasilitas antar-jemput yang telah disediakan pemerintah provinsi. Dengan demikian, mereka bisa mendapatkan akses belajar mengajar yang nyaman,” kata Bobby.

Ia berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Ke depan, jumlah armada diharapkan dapat ditambah untuk menjangkau pelajar di sejumlah kecamatan.

Bupati Samosir, Vandiko Gultom, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas dukungan tersebut. Ia mengatakan Samosir menjadi salah satu dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara yang memperoleh program bus perintis gratis tersebut.

“Atas nama Pemkab Samosir dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bobby Nasution yang telah memfasilitasi bus perintis ini. Program ini merupakan usulan Pemkab Samosir kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan hari ini telah diluncurkan. Besok sudah mulai beroperasi,” ungkap Vandiko.

Menurut Vandiko, keberadaan bus tersebut diharapkan dapat membantu meringankan biaya transportasi orang tua sekaligus meningkatkan keselamatan pelajar saat berangkat dan pulang sekolah.

Selain memberikan kemudahan akses pendidikan, layanan antar-jemput ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar.

Ia pun mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas.

“Kepada para pengemudi, mari kita awasi bersama karena ini menyangkut nyawa dan keselamatan anak-anak. Jaga kesehatan dan kondisi fisik agar dapat menjalankan tugas dengan baik,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Vandiko juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah menyikapi kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Samosir.

Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memperburuk kondisi udara dan berdampak terhadap kesehatan.

Vandiko turut meminta para camat dan kepala desa agar aktif mengimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap.

Kepala SMK Negeri Nainggolan menyambut baik peluncuran bus perintis gratis tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas perhatian terhadap kebutuhan transportasi pelajar di Samosir.

Menurutnya, layanan ini telah lama dinantikan oleh pihak sekolah dan orang tua siswa. Kehadiran bus gratis diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pelajar sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

“Kami sangat mengapresiasi program ini. Sudah lama ditunggu dan orang tua juga sering bertanya kapan bisa beroperasi, supaya anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan nyaman. Ini sangat membantu orang tua dari segi ekonomi dan diharapkan dapat mengurangi risiko kecelakaan,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan sehingga ke depan semakin banyak pelajar yang memperoleh akses transportasi sekolah yang aman dan terjangkau. (id103)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement