Breaking News
Memuat breaking news...

625 Relawan SPPG Pidie Jaya Dites Urine, BNNK Perkuat Deteksi Dini Narkotika

Redaksi
Redaksi
Jumat, 11 September 2026 - 8.22 PM WIB
625 Relawan SPPG Pidie Jaya Dites Urine, BNNK Perkuat Deteksi Dini Narkotika
Petugas memeriksa sampel urine dalam kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika. Foto: Waspada.id/Nasruddin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEUREUDU (Waspada.id): Lingkungan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pidie Jaya diperkuat dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 625 relawan dari 14 SPPG yang telah berstatus operasional menjalani tes urine sebagai langkah deteksi dini.

Tes urine tersebut dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pidie Jaya di tengah keberadaan 22 SPPG yang tersebar di wilayah kabupaten itu.

Plt Kepala BNNK Pidie Jaya, Fakriyadi, mengatakan pemeriksaan bertujuan mengetahui kandungan narkotika dalam tubuh sekaligus membangun kepedulian dan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan narkotika.

“Pelaksanaan tes urine deteksi dini dilaksanakan untuk mengetahui kandungan narkotika dalam tubuh, memberikan edukasi kepada masyarakat, meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap penyalahgunaan narkotika,” kata Fakriyadi kepada Waspada.id, Jumat (11/9).

Menurutnya, deteksi dini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika serta mendorong masyarakat berorientasi pada lingkungan yang sehat dan aman.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) setempat, Ahlul Uzri, menyatakan mendukung pelaksanaan tes urine tersebut.

Menurut Ahlul, pemeriksaan merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh personel SPPG berada dalam kondisi baik sehingga dapat menjalankan tugas secara profesional, aman dan bertanggung jawab.

“Bukan hanya relawan. Pelaksanaan ini juga terhadap Kepala SPPG, ahli gizi dan juga akuntansi,” ujar Ahlul.

Ia menyebut pelaksanaan tes urine tersebut sesuai dengan instruksi melalui surat KPPG Medan Nomor B-247/06.01.01/07/2026/KPPG.

Ahlul menilai deteksi dini narkotika penting untuk menjaga lingkungan kerja SPPG tetap sehat sekaligus memberikan rasa aman bagi personel yang terlibat dalam pelayanan pemenuhan gizi.

“Deteksi dini juga menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan kerja yang sehat dan memberikan rasa aman, khususnya dalam mendukung kelancaran pelayanan SPPG,” katanya. (Nas)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement