Breaking News
Memuat breaking news...

9 Bulan Pasca Banjir Bireuen, 22.475 KK Korban Belum Terima Bantuan Jadup

Redaksi
Redaksi
Jumat, 28 Agustus 2026 - 10.27 PM WIB
9 Bulan Pasca Banjir Bireuen, 22.475 KK Korban Belum Terima Bantuan Jadup
Koalisi Gerakan Sipil Bireuen beraudiensi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bireuen, di Aula BPBD, Kamis (27/8).Waspada.id/Fauzan
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

BIREUEN (Waspada.id): Sembilan bulan berlalu sejak banjir besar melanda Kabupaten Bireuen pada akhir November 2025, namun ribuan keluarga korban bencana masih menanti pencairan bantuan Jatah Hidup (Jadup).

Dari total 27.324 Kepala Keluarga (KK) yang berhak menerima bantuan, baru 4.849 KK yang telah menerima, sementara 22.475 KK lainnya masih belum mendapatkan haknya.

Angka tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen. Hal ini diungkapkan saat audiensi antara pihak BPBD dengan Koalisi Gerakan Sipil Bireuen di Aula BPBD Bireuen, Jumat (27/8).

Dinas Sosial Bireuen, melalui Plt. Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Sri Dayati, menjelaskan bahwa pengusulan data telah dilakukan, namun ketersediaan dan pencairan bantuan sepenuhnya menjadi wewenang pemerintah pusat.

"Kami hanya mengusulkan data, karena itu semuanya wewenang pusat. SK tersebut sesuai dengan yang dikeluarkan oleh BPBD. Ada tiga jenis bantuan yang disalurkan Kementerian Sosial, yaitu Jadup, Isi Hunian, dan Stimulan Ekonomi," ujar Sri Dayati.

Sementara Kepala BPBD Bireuen, Marwan, kepada Waspada.id, mengatakan bahwa kedatangan korban banjir bersama Koalisi Gerakan Sipil Bireuen bertujuan untuk memastikan kembali apakah data mereka sudah masuk dalam daftar penerima bantuan bencana.

"Ada datanya dan itu sudah diperlihatkan sekali oleh Pak Bukhari kepada mereka beberapa waktu yang lalu. Pada hari ini mereka hanya memastikannya kembali. Insya Allah ada datanya," kata Marwan.

Terkait kapan bantuan Jadup akan kembali dicairkan, Marwan menyatakan pihaknya belum dapat memastikan waktunya karena hal tersebut menjadi kewenangan langsung pemerintah pusat.

"Yang pastinya data mereka telah dikirim semuanya ke pusat. Hanya tinggal menunggu dicairkannya saja," terang Marwan.

Hingga saat ini, ribuan keluarga korban banjir masih menanti kepastian kapan bantuan yang sangat dibutuhkan untuk pemulihan kehidupan mereka akan segera cair. (id73)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement