9 Desa Dapat Mobil KDMP, Dandim 0110/Abdya: Jangan Jadi Aset Menganggur


BLANGPIDIE (Waspada.id): Sembilan desa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai mendapat dukungan sarana transportasi untuk menggerakkan aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
Sebanyak sembilan unit mobil operasional diserahkan Komandan Kodim (Dandim) 0110/Abdya Letkol Inf Rana Mega Al-Amin kepada para keuchik dan pengurus KDMP di Makodim 0110/Abdya, Kamis (3/9) lalu.
Dari 15 unit kendaraan yang dialokasikan untuk KDMP di Abdya, sembilan di antaranya telah diserahkan kepada desa penerima. Kendaraan jenis truk tersebut diharapkan dapat digunakan untuk mendukung kegiatan usaha koperasi, terutama aktivitas distribusi dan pengangkutan barang.
Namun, Dandim mengingatkan agar bantuan tersebut tidak berhenti pada penyerahan simbolis. Kendaraan harus benar-benar berfungsi sebagai sarana pendukung kegiatan ekonomi desa.
“Jangan hanya menjadi fasilitas, tetapi benar-benar digunakan untuk menunjang aktivitas koperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa,” kata Dandim Rana.

Ia menilai, keberadaan kendaraan operasional akan memiliki arti penting apabila dikelola secara produktif. Karena itu, pengurus KDMP diminta menyusun pemanfaatan kendaraan sesuai kebutuhan usaha serta menjaga penggunaannya agar tidak keluar dari tujuan pemberian fasilitas tersebut.
Rana juga mengingatkan penerima agar memperhatikan aspek perawatan. Kendaraan yang tidak dirawat dengan baik, menurutnya, justru berpotensi menjadi beban bagi koperasi.
“Kami berharap para pengurus menjaga, merawat, dan menggunakan kendaraan ini secara bertanggung jawab. Dengan pengelolaan yang baik, KDMP diharapkan dapat ikut mendorong perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sembilan mobil operasional tersebut disalurkan kepada KDMP di delapan kecamatan di Abdya. Masing-masing, Gampong Cot Seumantok, Kecamatan Babahrot; Lhung Tarok, Kecamatan Blangpidie; Kampung Tengah, Keude Baro, dan Alue Padee, Kecamatan Kuala Batee.
Selanjutnya, Gampong Asoe Naggore, Kecamatan Jeumpa; Padang Panjang, Kecamatan Susoh; serta Lhang dan Mon Mameh, Kecamatan Setia.
Keuchik Cot Seumantok, Zaidami, mengatakan kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan KDMP, terutama kebutuhan pengangkutan barang dan aktivitas usaha di lapangan.
“Ini sangat membantu pengurus KDMP dalam menjalankan kegiatan. Kami akan menjaga dan memanfaatkannya sebaik mungkin agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Zaidami.
Dengan penyerahan tersebut, masih terdapat enam unit kendaraan dari total 15 unit yang dialokasikan untuk KDMP Abdya yang belum diserahterimakan.
Keberadaan kendaraan operasional itu kini menunggu pembuktian di lapangan, apakah mampu menjadi penggerak kegiatan ekonomi desa atau justru hanya bertambah sebagai aset yang tidak produktif. (id82)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda