Breaking News
Memuat breaking news...

966 KDKMP Jual LPG 3 Kg, BP BUMN Turun Langsung Pastikan Layanan Masyarakat

Redaksi
Redaksi
Jumat, 16 Oktober 2026 - 7.03 AM WIB
966 KDKMP Jual LPG 3 Kg, BP BUMN Turun Langsung Pastikan Layanan Masyarakat
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Sebanyak 966 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) telah menjadi outlet penjualan LPG 3 kilogram (kg) hingga Oktober 2026. Didukung 285 agen pemasok, jaringan koperasi ini mulai memperkuat perannya dalam mendekatkan akses energi bersubsidi kepada masyarakat.

Perkembangan tersebut mendapat perhatian langsung dari Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Aminuddin Ma’ruf, yang meninjau operasional KDKMP Meruya Selatan, Jakarta Barat, Kamis (15/10/2026).

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan koperasi tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan kebutuhan pokok, tetapi juga berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Selain KDKMP Meruya Selatan, kunjungan juga menyasar lima lokasi lainnya di wilayah Jakarta dan Banten, yakni KDKMP Cakung Timur, KDKMP Cipedak, KDKMP Bintaro, KDKMP Pondok Aren, dan KDKMP Meruya Timur.

Kolaborasi BP BUMN, KDKMP, dan PT Pertamina Patra Niaga tersebut menjadi salah satu upaya memperluas fungsi koperasi. Tidak hanya memasarkan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi juga berperan mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan energi.

Aminuddin mengapresiasi pengelolaan KDKMP Meruya Selatan yang mengintegrasikan penjualan kebutuhan pokok, pemasaran produk UMKM lokal, hingga penyediaan layanan energi bagi masyarakat.

“Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain,” ujar dia di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, keberadaan koperasi dengan beragam layanan tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Koperasi bukan hanya menjadi tempat berbelanja, tetapi juga membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM sekaligus memperluas akses terhadap kebutuhan sehari-hari.

Penyediaan LPG melalui jaringan KDKMP menjadi bagian dari penguatan layanan tersebut. Produk LPG yang dipasok PT Pertamina Patra Niaga diharapkan semakin memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan energi di lingkungan tempat tinggalnya.

33.347 Tabung LPG Disalurkan melalui KDKMP

Dukungan terhadap pengembangan jaringan LPG melalui KDKMP juga diperkuat Pertamina Patra Niaga. Peninjauan tersebut turut dihadiri Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, serta Direktur Penunjang Bisnis, Putut Andriatno.

Tenny menjelaskan, Pertamina Patra Niaga mendukung KDKMP dengan menghadirkan produk LPG di outlet LPG sebagai bagian dari penguatan jaringan distribusi energi sesuai regulasi dan arahan pemerintah.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan tabung LPG Bright Gas maupun LPG 3 kg melalui jaringan outlet KDKMP.

“Saat ini, KDKMP telah menjadi outlet LPG di hampir seluruh wilayah nasional. Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDKMP, dan kami berharap jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat,” ujar Tenny.

Penyaluran puluhan ribu tabung LPG melalui jaringan koperasi tersebut menunjukkan potensi KDKMP dalam mendukung distribusi energi hingga lebih dekat dengan konsumen.

Dengan memperluas jaringan outlet, koperasi diharapkan mampu menjadi salah satu titik layanan yang memudahkan masyarakat mendapatkan kebutuhan energi, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat lokal.

Warga Rasakan Kemudahan Akses LPG

Manfaat keberadaan outlet LPG di KDKMP juga dirasakan langsung masyarakat. Suwanto, warga yang membeli LPG 3 kg di KDKMP Bintaro, menilai lokasi penjualan yang dekat dengan tempat tinggal memberikan kemudahan bagi warga.

“Alhamdulillah, adanya LPG ini sangat membantu warga. Lokasinya juga dekat, sekitar 100 meter dari tempat tinggal kami. Semoga program ini semakin maju dan berjalan lancar,” ujar Suwanto.

Kedekatan lokasi layanan menjadi salah satu nilai tambah bagi masyarakat karena akses terhadap kebutuhan energi dapat diperoleh tanpa harus menempuh jarak yang jauh.

Ke depan, melalui pengelolaan yang profesional dan dukungan berbagai pihak, KDKMP diharapkan terus berkembang sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas. Selain memperluas pemasaran produk UMKM, koperasi juga diharapkan mampu menghadirkan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di desa dan kelurahan. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement