Abdya Perkuat Stok Logistik Bencana, Pemkab Terima Buffer Stock Rp1,77 MiliarAbdya Perkuat Stok Logistik Bencana, Pemkab Terima Buffer Stock Rp1,77 Miliar

BLANGPIDIE (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), menerima bantuan cadangan logistik penanggulangan bencana (buffer stock), dari Pemerintah Aceh dengan nilai mencapai Rp1,77 miliar.
Bantuan tersebut diserahkan Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, kepada Bupati Abdya Safaruddin di Pendopo Bupati Abdya, Selasa (18/8).
Penyerahan bantuan turut disaksikan Asisten III Setdakab Abdya Rizal, Kepala Dinas Sosial Abdya Iin Supardi, serta sejumlah pejabat dan jajaran Dinas Sosial Aceh.
Bantuan senilai Rp1.773.441.231 itu, disiapkan sebagai persediaan logistik daerah, untuk menghadapi kondisi darurat, terutama ketika terjadi bencana yang berdampak terhadap masyarakat.
Logistik yang diterima cukup beragam, mulai dari kebutuhan pangan, perlengkapan keluarga, peralatan dapur hingga material, untuk mendukung penanganan kondisi darurat di lapangan.
Untuk kebutuhan konsumsi, bantuan tersebut terdiri atas 80 dus air mineral, 35 dus biskuit, 300 kilogram gula pasir, 40 dus kecap, 250 dus mi instan, 180 liter minyak goreng, 40 dus sambal dan 50 dus sarden.
Sementara untuk kebutuhan lainnya, Pemerintah Aceh menyalurkan dua unit tenda serbaguna (dome), 25 paket perlengkapan dapur, 30 paket family kit, 30 paket kids ware, 200 lembar seng, 200 kotak paku seng, 200 lembar tripleks mika, serta 200 kotak paku tripleks.
Seluruh bantuan tersebut, selanjutnya ditempatkan di gudang logistik penanggulangan bencana Abdya. Stok itu dapat dimobilisasi sewaktu-waktu untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana.
Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal mengatakan, penguatan stok logistik merupakan bagian dari upaya Pemerintah Aceh, membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana di seluruh kabupaten/kota.
Menurut dia, keberadaan buffer stock di masing-masing daerah penting, agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera dipenuhi pada fase awal tanggap darurat. “Bantuan ini kami serahkan untuk memperkuat stok di gudang logistik Pemerintah Abdya,” kata Budi.
Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh menyiapkan dukungan logistik, untuk gudang penanggulangan bencana di 23 kabupaten/kota. Dengan tersedianya stok di daerah, proses distribusi bantuan diharapkan tidak harus menunggu pengiriman dari tingkat provinsi ketika bencana terjadi. “Kita berharap seluruh daerah memiliki ketersediaan logistik yang memadai, sehingga bantuan masa panik dapat segera didistribusikan saat musibah terjadi,” ujarnya.
Budi menyebutkan, distribusi bantuan ke Abdya, dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan daerah. Bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah kabupaten/kota lainnya, termasuk daerah yang sebelumnya mengalami bencana. “Dalam waktu dekat, Pemerintah Aceh akan melanjutkan distribusi logistik ke kabupaten/kota yang belum menerima bantuan,” katanya.
Ia berharap, stok tersebut benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat, ketika bencana terjadi, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar warga yang harus mengungsi. “Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar, selama berada di tempat pengungsian,” ujar Budi.
Bupati Abdya Safaruddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh, khususnya Gubernur Aceh Muzakir Manaf, atas dukungan logistik yang diberikan untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di Abdya.
Safaruddin menilai, ketersediaan buffer stock menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintah daerah dapat bergerak cepat, ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat. “Atas bantuan ini, kami mengucapkan terima kasih. Semoga kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi, terus terjalin dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Aceh,” kata Safaruddin.(id82)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda