ABP-PTSI Didorong Tingkatkan Mutu PTS Sumut, Bidik Setara Kampus Negeri


MEDAN (Waspada.id): Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong perguruan tinggi swasta (PTS) meningkatkan mutu pendidikan, kualitas akademik, dan daya saing agar mampu bersaing sejajar dengan perguruan tinggi negeri (PTN).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara, Timur Tumanggor, mengatakan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABP-PTSI) memiliki peran strategis dalam mengawal peningkatan kualitas pendidikan tinggi di daerah.
Hal itu disampaikan Timur saat menerima audiensi pengurus ABP-PTSI Wilayah Sumut di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Rabu (30/9/2026). Rombongan dipimpin Ketua ABP-PTSI Sumut, Prof Bahdin Nur Tanjung, bersama sejumlah pengurus yang mewakili yayasan perguruan tinggi.
Timur mengatakan, keberadaan PTS yang tersebar di berbagai kabupaten/kota memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi tanpa harus pergi ke kota besar, seperti Medan, atau keluar dari Sumatera Utara.
Menurutnya, perkembangan jumlah kampus dan pilihan program studi menjadi modal penting dalam memperluas akses pendidikan. Bahkan, sejumlah PTS di Sumut telah menarik mahasiswa dari luar provinsi.
“Sekarang ini sudah banyak perguruan tinggi swasta di berbagai daerah. Bahkan, ada beberapa kampus yang menerima mahasiswa dari luar Sumatera Utara. Artinya, keberadaan dan kualitas pendidikan tinggi di sini semakin baik,” ujarnya.
Meski demikian, Timur menilai peningkatan jumlah PTS harus diikuti komitmen menjaga mutu pendidikan. Karena itu, ABP-PTSI diharapkan berperan aktif mendorong peningkatan kualitas akademik dan penyelenggaraan pendidikan di kampus-kampus anggotanya.
“Kita berharap kehadiran ABP-PTSI di Sumut mampu mengawal peningkatan kualitas tersebut. Dengan begitu, siswa-siswa kita dapat memprioritaskan kuliah di dalam provinsi. Apalagi, perguruan tinggi swasta yang ada cukup bagus dan tidak kalah dengan perguruan tinggi negeri,” katanya.
Timur juga menyinggung kebijakan Gubernur Sumut Bobby Nasution terkait pembebasan uang sekolah SMA/SMK, terutama bagi siswa yang terdampak bencana alam. Kebijakan tersebut telah diberlakukan di Kepulauan Nias dan lima kabupaten/kota lainnya yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025, termasuk dukungan keringanan biaya kuliah bagi para penyintas.
Sementara itu, Ketua ABP-PTSI Sumut, Prof Bahdin Nur Tanjung, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumut terhadap pengembangan sektor pendidikan. Ia menegaskan, kepengurusan ABP-PTSI periode 2026–2030 berkomitmen melanjutkan upaya peningkatan mutu dan daya saing PTS di Sumatera Utara.
Menurut Bahdin, PTS harus terus memperkuat kualitas penyelenggaraan pendidikan agar masyarakat memperoleh pilihan pendidikan tinggi yang bermutu tanpa harus merantau ke luar daerah.
“Untuk itu, kami sebagai pengurus yang baru terpilih pada periode 2026–2030 akan meneruskan perjuangan menjadikan perguruan tinggi swasta di Sumut sejajar dengan perguruan tinggi negeri. Sehingga generasi kita tidak perlu jauh-jauh ke luar daerah untuk kuliah. Prosesnya juga terus berkembang, termasuk terkait ijazah dan akreditasi,” ujar Bahdin.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan penyelenggara perguruan tinggi sangat dibutuhkan untuk memperkuat akses pendidikan, meningkatkan mutu lulusan, serta mendorong kemajuan sumber daya manusia di Sumatera Utara.
Dalam kesempatan itu, Bahdin juga mengundang Gubernur Sumut Bobby Nasution menghadiri pelantikan pengurus ABP-PTSI Sumut periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026 di Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang. (Humas Kominfo Sumut)
Berita Terkait






























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda