Ada Keringat dan Doa Rakyat, Dubes RI Titipkan Pesan Ini ke Penerima Beasiswa Baznas Mesir


“Amanah ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang. Di balik beasiswa yang kalian terima, terdapat harapan, keringat, dan doa rakyat Indonesia.” — H.E. Kuncoro Giri Waseso, M.A.
Di dalam siaran pers yang dikirim oleh Sekretariat Baitul Mal Aceh Utara, Rabu (28/10/2026) disebutkan: Di bawah langit Kairo baru telah tercipta sejarah baru, sebuah babak bagi masa depan pendidikan anak bangsa resmi dimulai. Langkah nyata untuk mencetak generasi unggul di tanah rantau mendapat ruang apresiasi yang mendalam dari perwakilan tertinggi Republik Indonesia di Mesir.
Siaran pers itu menyebutkan, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Republik Arab Mesir, H.E. Kuncoro Giri Waseso, M.A., secara terbuka menyampaikan kekaguman dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI.
Penghargaan ini diberikan atas komitmen berkelanjutan Baznas dalam menyokong pendidikan mahasiswa Indonesia di kawasan Timur Tengah melalui program Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) Timur Tengah.
Apresiasi mendalam tersebut menggema dalam acara peluncuran resmi program BCB Timur Tengah yang digelar di Kairo, Mesir, pada Selasa (27/10/2026).
Momentum ini menandai langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang tengah menimba ilmu di luar negeri.
Menurut Kuncoro, program beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial biasa, melainkan manifestasi konkret dari kepedulian negara terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda.
Program ini hadir sebagai suntikan motivasi bagi mahasiswa berprestasi agar mampu melejitkan kualitas akademik mereka tanpa terkendala materi.
"Saya ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas. Hari ini merupakan momen yang mulia bagi kita semua, khususnya teman-teman mahasiswa, karena Baznas telah menyiapkan bentuk apresiasi bagi mahasiswa berprestasi untuk semakin menunjang kegiatan dan proses belajar mereka. Peluncuran Beasiswa Cendekia ini menjadi momentum yang sangat baik,” ujar Kuncoro dengan penuh optimisme.
Bagi sang diplomat, investasi di bidang pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun fondasi bangsa yang kuat. Ia juga memuji kiprah luas Baznas yang tidak hanya berfokus pada pembangunan domestik dan pendidikan, tetapi juga konsisten menunjukkan kepedulian kemanusiaan global, seperti penyaluran bantuan intensif untuk masyarakat di Gaza.
Namun, di balik kegembiraan peluncuran beasiswa tersebut, terselip sebuah pesan mendalam bagi para penerima manfaat. Kuncoro mengingatkan bahwa setiap rupiah zakat yang disalurkan menjadi beasiswa membawa tanggung jawab moral yang besar.
Para mahasiswa di luar negeri dituntut tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga harus menjadi duta bangsa yang menjaga martabat Indonesia di mata dunia.
“Ketika menerima beasiswa, kalian juga menerima tanggung jawab untuk menjalankan amanah yang telah diberikan oleh bangsa dan rakyat Indonesia melalui Baznas agar kalian dapat menimba ilmu dengan sebaik-baiknya,” tegas Kuncoro mengingatkan.
Ia menambahkan bahwa beasiswa ini adalah langkah awal dari pengabdian panjang yang dinanti oleh tanah air di masa depan. Ada harapan besar dari jutaan rakyat Indonesia yang menitipkan doa di pundak para mahasiswa.
"Amanah ini menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar pada masa mendatang. Di balik beasiswa yang kalian terima, terdapat harapan, keringat, dan doa rakyat Indonesia. Karena itu, teruslah maju, tekun menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri untuk menjalankan profesi serta pengabdian di masa depan," pungkasnya menutup pesan penyejuk bagi para cendekia muda di Timur Tengah. WASPADA.id
Maimun Asnawi, SH.I., M.Kom.I
Berita Terkait









































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda