Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Aek Rantopuran dan Aek Kitang Meluap, Lima Desa Kecamatan Panyabungan Dilanda Banjir

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 - 9.52 PM WIB
Aek Rantopuran dan Aek Kitang Meluap, Lima Desa Kecamatan Panyabungan Dilanda Banjir
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

PANYABUNGAN (Waspada.id): Luapan Aek Rantopuran dan Aek Kitang akibat hujan berkelanjutan melanda lima desa di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, sejak Kamis malam (29/10) hingga Jumat (30/10). Kondisi ini membuat sejumlah pemukiman dan lahan pertanian warga terendam, sementara dua desa masih tergenang akibat tanggul jebol.

Kepala Pelaksana BPBD Madina, Mukhsin Nasution, mengonfirmasi hal tersebut Jumat (30/10). Kelima desa yang terdampak yakni Desa Saba Jambu, Desa Manyabar, Desa Manyabar Jae, Desa Pagaran Tonga, dan Desa Gunung Manaon.

Mukhsin menjelaskan bahwa di tiga desa debit air sudah surut dan warga mulai kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur. Namun hingga Jumat pagi, dua desa lainnya masih tergenang akibat tanggul jebol.

Aek Rantopuran dan Aek Kitang Meluap, Lima Desa Kecamatan Panyabungan Dilanda Banjir

"Pagi ini masih ada dua desa yang dialiri luapan Sungai Ranto Puran akibat tanggul jebol. Kami sudah turunkan alat berat dan berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk menanganinya agar air tidak terus masuk ke pemukiman," ujar Mukhsin.

Ia menambahkan BPBD Madina bersama Satpol PP dan Damkar telah menyiapkan dapur umum serta mulai melakukan pembersihan rumah ibadah dan rumah warga yang terdampak. Sebelumnya sejumlah warga sempat mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi.

Banjir ini tidak hanya mengancam pemukiman, tetapi juga lahan pertanian warga yang berisiko gagal tanam maupun gagal panen. Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Madina, Syail Lubis, menyebut timnya sedang turun ke lapangan untuk mendata luas lahan yang terdampak.

Aek Rantopuran dan Aek Kitang Meluap, Lima Desa Kecamatan Panyabungan Dilanda Banjir

"Saya sudah mengarahkan anggota untuk turun ke lapangan mendata berapa luas lahan pertanian yang terdampak luapan Sungai Ranto Puran," jelas Syail Lubis.

BPBD Madina terus memantau perkembangan cuaca dan berkoordinasi dengan instansi terkait agar penanganan banjir berjalan optimal.(id.100)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement