Breaking News
Memuat breaking news...

Agara Tertimpa Musibah Kebakaran Rumah dan Dilanda Banjir

Redaksi
Redaksi
Senin, 14 September 2026 - 9.27 AM WIB
Agara Tertimpa Musibah Kebakaran Rumah dan Dilanda Banjir
Rumah saat terbakar. Waspada.id/Seh Muhammad Amin
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

KUTACANE (Waspada.id): Masyarakat Pinding, Kecamatan Bambel, Aceh Tenggara, digemparkan dengan terbakarnya dua unit rumah berkonstruksi semi permanen di desa setempat.

Terbakarnya dua unit rumah tersebut terjadi pada Minggu (13/9) pukul 21.15 WIB. Penyebab kebakaran sampai saat ini belum dapat dipastikan. Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari belakang rumah milik korban Surahman. Kemudian, api merambat ke bagian dalam rumah serta rumah warga lainnya yang berdempetan.

Api berhasil dipadamkan petugas sepenuhnya pada pukul 22.20 WIB dengan dibantu pihak kepolisian, TNI, serta masyarakat setempat. "Namun, peristiwa yang terjadi tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka," kata Kalaksa BPBD Agara, Mohd Asbi, ST, MM, saat dikonfirmasi Waspada.id, Senin (14/9) pagi.

Asbi menjelaskan, dampak kejadian dua unit rumah rusak berat. Korbannya Surahman, 52, dan Ahmad, 46, dua KK dan 11 jiwa. "Sebelumnya, kita sempat mengarahkan empat unit armada damkar ke lokasi untuk pemadaman," ucapnya.

Di tempat terpisah, masyarakat Desa Pulonas Baru diresahkan kali bulan meluap hingga ke pemukiman disebabkan hujan deras terus mengguyur.

Kali bulan saat meluap. Waspada.id/Seh Muhammad Amin



Menyikapi kondisi tersebut, Minggu malam, Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, SE, MM, langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak.

Kehadiran bupati di lapangan sekaligus memastikan proses penanganan terhadap warga dapat dilakukan dengan cepat dan bantuan segera disalurkan.

Tidak hanya di Desa Pulonas Baru, Bupati Salim Fakhry bersama anggota DPRK Aceh Tenggara dan jajaran Forkopimda juga meninjau sejumlah wilayah yang terdampak banjir, di antaranya Desa Pulo Latong, Kecamatan Babul Rahmah, serta Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan.

Di tengah kondisi masyarakat yang sedang menghadapi musibah, Bupati Salim Fakhry mengimbau warga agar tetap tenang, berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan maupun dampak lainnya.

“Masyarakat diminta tetap tenang dan waspada. Pemerintah daerah bersama DPRK dan Forkopimda akan terus memantau kondisi di lapangan serta berupaya memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan dan bantuan,” pesan Bupati kepada masyarakat.

Pantauan Waspada.id, Senin (14/9), sejumlah wilayah yang terdampak banjir, di antaranya Desa Pulo Latong, Kecamatan Babul Rahmah, serta Desa Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan, air sudah surut. Hanya saja, bagi rumah yang tergenang banjir sebelumnya, menyisakan lumpur dan warga membersihkannya pagi hari ini. (id80)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement