AKBP Saiful Hadi: Hindari Narkoba, Judi Online, dan Jaga Profesionalisme Saat Amankan Unjuk Rasa


BANDA ACEH (Waspada.id): Kasat Samapta Polresta Banda Aceh, AKBP Saiful Hadi, mengingatkan seluruh personel agar tetap menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, meskipun di tengah kondisi cuaca hujan. Ia menegaskan, hujan bukan alasan untuk tidak masuk kantor maupun mengabaikan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho, melalui Kasat Samapta AKBP Saiful Hadi saat memberikan arahan kepada personel dalam apel pagi di Meuligoe Rastra Sewakottama, Polresta Banda Aceh, Senin (2/11).
Dalam arahannya, AKBP Saiful Hadi meminta seluruh personel mempersiapkan perlengkapan diri, termasuk menggunakan mantel hujan saat berangkat ke kantor maupun ketika melaksanakan pengaturan lalu lintas melalui kegiatan strong point pagi.
Menurutnya, pelayanan kepolisian kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal dalam berbagai kondisi cuaca. Karena itu, personel diminta tidak mencari alasan untuk menghindari kewajiban berdinas dengan memanfaatkan kondisi hujan.
"Gunakan mantel saat berangkat ke kantor maupun ketika melaksanakan strong point pagi. Jangan menjadikan hujan sebagai alasan untuk tidak masuk kantor. Kita harus tetap hadir dan menjalankan tugas karena masyarakat membutuhkan pelayanan kepolisian," tegasnya.

Kasat Samapta Polresta Banda Aceh, AKBP Saiful Hadi. (Waspada.id/Ist)
Selain kedisiplinan, AKBP Saiful Hadi juga mengingatkan personel agar bijak menggunakan media sosial, terutama ketika mengenakan atribut atau seragam Polri. Ia meminta anggota berhati-hati dalam mengunggah maupun membagikan konten yang berpotensi menimbulkan persoalan dan mencoreng citra institusi.
Penggunaan media sosial, lanjutnya, hendaknya diarahkan untuk hal-hal positif, termasuk kegiatan sosialisasi dan penyampaian informasi yang bermanfaat kepada masyarakat.
Ia juga meminta seluruh personel menghindari berbagai bentuk pelanggaran, sekecil apa pun, serta senantiasa menjaga sikap dan perilaku selama bertugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
"Jaga kedisiplinan dan hindari permasalahan sekecil apa pun. Kita harus menyadari bahwa ketika memilih menjadi anggota Polri, berarti kita sudah siap menerima segala konsekuensi dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Saiful turut memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan pengamanan aksi unjuk rasa. Ia menegaskan, setiap personel yang telah diberikan penugasan wajib menjalankan tanggung jawabnya hingga selesai karena kehadiran polisi sangat dibutuhkan untuk memberikan pelayanan sekaligus menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Personel juga diminta mampu mengendalikan emosi ketika menghadapi massa aksi. Menurutnya, pendekatan humanis harus dikedepankan dengan menghindari tindakan kekerasan serta tidak mengambil langkah di luar ketentuan dan arahan pimpinan.
"Tetap kendalikan emosi dalam menghadapi massa unjuk rasa. Hindari tindakan kekerasan dan laksanakan tugas sesuai prosedur. Apabila menghadapi situasi tertentu, jangan mengambil keputusan sendiri, tetapi tunggu arahan pimpinan," pesannya.
Tak hanya itu, ia kembali mengingatkan agar personel tidak bermain-main dengan waktu dan senantiasa meningkatkan disiplin, baik terkait kehadiran maupun pelaksanaan tugas di lapangan.
AKBP Saiful Hadi juga memberikan peringatan tegas agar seluruh anggota menjauhi penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online. Ia menegaskan, pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat berujung pada sanksi disiplin maupun pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku di lingkungan Polri.
Sementara itu, ia juga menekankan pentingnya membangun kesadaran disiplin sejak dini, bukan setelah personel tersandung persoalan atau melakukan pelanggaran.
"Kesadaran harus dibangun mulai sekarang, bukan setelah muncul permasalahan. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi. Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," demikian pesan yang disampaikan Kasat Samapta. (id65)
Berita Terkait











































































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda