Akselerasi Mutu Global, Ilmu Komunikasi FISIP UTU Matangkan Persiapan Akreditasi Internasional Melalui RPS OBE di Sabang


SABANG (Waspada.id): Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Teuku Umar (UTU) makin mantap menancapkan pijakannya menuju panggung akademik global.
Langkah strategis ini diwujudkan melalui Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung selama tiga hari, 9 hingga 11 September 2026, bertempat di Mata Ie Resort, Sabang.
Kegiatan intensif yang diikuti oleh seluruh dosen Jurusan Ilmu Komunikasi ini dibuka secara resmi oleh Dekan FISIP UTU, Basri, S.H., M.H., serta dihadiri langsung oleh Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi, Fiandy Mauliansyah, S.I.Kom., M.A.
Untuk membedah standar kurikulum internasional secara komprehensif, workshop ini menghadirkan akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), Dr. Wiwit Artika, M.Ed., sebagai narasumber utama. Pembahasan dalam workshop ini diarahkan pada penyusunan RPS berbasis OBE serta penyelarasan course portfolio—sebuah instrumen vital yang menjadi cermin mutu penyelenggaraan pendidikan sekaligus bagian krusial dalam pemenuhan dokumen akreditasi internasional.
Melalui pendampingan ini, para dosen didorong untuk merancang dan menyelaraskan RPS OBE agar sesuai dengan standar mutu pembelajaran bereputasi global.

Dekan FISIP UTU, Basri, S.H., M.H., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan akselerasi yang ditunjukkan oleh Jurusan Ilmu Komunikasi.
"Penyusunan RPS yang baik adalah fondasi utama dari mutu pembelajaran. Saya menyambut baik langkah progresif Jurusan Ilmu Komunikasi yang secara serius mempersiapkan diri menuju akreditasi internasional. Komitmen kolektif seluruh dosen dalam kegiatan ini menjadi modal sosial dan akademik yang sangat penting untuk mengangkat reputasi FISIP UTU di kancah yang lebih luas," tegas Basri dalam siaran persnya, Jumat (11/9/26).
Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UTU, Fiandy Mauliansyah, S.I.Kom., M.A., menegaskan bahwa penyusunan RPS OBE dan course portfolio sebagai fokus utama bukan sekadar untuk memenuhi gugus tugas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral akademik kepada mahasiswa.
"RPS dan course portfolio bukan sekadar dokumen administratif, melainkan cerminan dari proses dan capaian pembelajaran yang kami rancang untuk mahasiswa. Kami ingin memastikan setiap mata kuliah terdokumentasi dengan baik dan sesuai standar internasional. Harapannya, seluruh dosen memiliki pemahaman serta format yang seragam sehingga proses akreditasi berjalan lebih optimal," ungkap Fiandy.
Narasumber kegiatan, Dr. Wiwit Artika, M.Ed., menimpali bahwa keberadaan course portfolio berbasis RPS OBE merupakan bukti autentik dari siklus penjaminan mutu perkuliahan yang berkelanjutan.
"Course portfolio adalah salah satu instrumen kunci dalam penilaian akreditasi. Di dalamnya terekam secara utuh bagaimana capaian pembelajaran dirancang, dilaksanakan, hingga dievaluasi. Ketika disusun dengan baik dan konsisten, dokumen ini akan sangat memperkuat posisi program studi dalam proses penilaian akreditasi internasional," terang Wiwit.
Salah satu peserta workshop yang juga Dosen Pengampu Mata Kuliah FISIP UTU, Said Fadhlain, S.I.P., M.A., menyampaikan bahwa pendampingan ini memberikan orientasi metodologis yang jelas dalam menyelaraskan bahan ajar.
"Pelatihan ini sangat membantu para dosen dalam menyusun RPS dan course portfolio yang tidak hanya kaya secara teoritis, tetapi juga terstruktur secara metodologis. Ini menjadi bekal penting agar proses transfer pengetahuan di kelas berjalan lebih terukur dan adaptif terhadap dinamika industri komunikasi," tutur Said.
Melalui penyelenggaraan workshop di Pulau Weh ini, Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP UTU menargetkan terwujudnya dokumen RPS berbasis OBE dan course portfolio yang terekam secara terstruktur dan terstandar.
Langkah nyata ini diharapkan kian memperkokoh kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan evaluasi akreditasi internasional mendatang.(rel)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda