Breaking News
Memuat breaking news...

Al-Qur’an Madinah Jadi Magnet Milad 800 Tahun Pasai: Stand DSI Aceh Utara Diserbu Pengunjung

Redaksi
Redaksi
Selasa, 8 September 2026 - 4.56 PM WIB
Al-Qur’an Madinah Jadi Magnet Milad 800 Tahun Pasai: Stand DSI Aceh Utara Diserbu Pengunjung
Foto-foto para pengunjung menyerbu stand Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Aceh Utara. Waspada.id/ Maimun Asnawi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

Bukan aroma kuliner, bukan gegap gempita UMKM. Di Milad ke-800 Samudera Pasai, justru mushaf Al-Qur’an dari Madinah Al-Munawwarah yang membuat masyarakat rela berpanas-panasan demi membawa pulang kitab suci.

Antrean Panjang di Bawah Terik

Stand Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh Utara menjadi salah satu titik paling ramai di kawasan Landing, Lhoksukon. Ratusan warga berdesakan, menunggu giliran, hanya untuk mendapatkan Al-Qur’an yang disebut dicetak langsung di Madinah.

Kepala DSI Aceh Utara, Hadaini, S.Sos., menegaskan mekanisme pembagian sangat sederhana: cukup mengisi buku tamu dan daftar penerimaan. “Alhamdulillah, ratusan Al-Qur’an kami bagikan gratis. Tidak ada pungutan, tidak ada syarat lain,” ujarnya, Selasa (09/09/2026).

Antusiasme yang Mengharukan

Bagi Hadaini, pemandangan masyarakat rela antre di bawah terik matahari adalah kebahagiaan tersendiri. “Ini bukti kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an masih sangat kuat. Insyaallah, jika stok memungkinkan, pembagian seperti ini akan terus kita lakukan,” katanya.

Ia berharap mushaf yang dibawa pulang tidak sekadar menjadi hiasan rak, melainkan benar-benar dibaca, dipelajari, dan diamalkan.

Milad Sebagai Momentum Peradaban

Hadaini menekankan, Milad ke-800 Samudera Pasai bukan sekadar pesta sejarah. “Ini kesempatan untuk menghidupkan kembali semangat peradaban Islam. Mudah-mudahan Al-Qur’an yang dibagikan menjadi bagian dari upaya memperkuat syariat dan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.

Rangkaian Milad berlangsung 7–13 September 2026, dengan ratusan stan dari OPD, BUMN, UMKM, hingga pelaku usaha. Namun, di tengah keramaian itu, satu hal jelas: magnet sejati perayaan bukanlah dagangan, melainkan mushaf suci yang mengikat hati umat. (Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I/Waspada.id).

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement