Breaking News
Memuat breaking news...

Al Washliyah Gelar Muktamar XIII, Fokus Perkuat Pendidikan dan Dakwah Digital

Redaksi
Redaksi
Rabu, 8 Juli 2026 - 8.31 AM WIB
Al Washliyah Gelar Muktamar XIII, Fokus Perkuat Pendidikan dan Dakwah Digital
Muktamar XIII Al Jam'iyatul Washliyah resmi dibuka pada Selasa (7/7/2026) di Asrama Haji (Wisma Haji) Pondok Gede, Jakarta. (wsp/ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Muktamar XIII Al Jam'iyatul Washliyah resmi dibuka pada Selasa (7/7/2026) di Asrama Haji (Wisma Haji) Pondok Gede, Jakarta Timur. Perhelatan akbar organisasi Islam yang berdiri sejak 1930 itu dibuka oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani.

Pembukaan muktamar berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan kader, pengurus wilayah, pengurus daerah, serta para peninjau dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Ahmad Muzani menyampaikan apresiasi atas kontribusi historis Al Washliyah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, Al Washliyah telah menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga moral bangsa sekaligus memperkuat persatuan nasional.

“Al Washliyah telah membuktikan diri sebagai pilar strategis dalam menjaga moral bangsa dan memperkokoh persatuan nasional. Muktamar XIII ini harus menjadi momentum melahirkan gagasan besar untuk menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks,” ujarnya saat membuka muktamar.

Muzani juga menekankan pentingnya organisasi kemasyarakatan Islam untuk terus adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika global tanpa kehilangan akar nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muktamar XIII Al Washliyah, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, menegaskan bahwa forum lima tahunan tersebut menjadi momentum krusial untuk melakukan konsolidasi total, baik secara ideologis maupun organisasi.

Dalam laporan panitia, Doli menyampaikan bahwa Al Washliyah kini telah memiliki kepengurusan yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Ia menilai perkembangan tersebut menjadi bukti bahwa organisasi terus tumbuh dan mendapat kepercayaan masyarakat.

Menurut Doli, panitia merancang Muktamar XIII bukan sekadar agenda seremonial atau suksesi kepemimpinan, melainkan wadah untuk merumuskan arah masa depan organisasi.

Beberapa agenda strategis yang akan dibahas antara lain penguatan semangat dasar Al Washliyah sejak berdiri pada 1930 yang berfokus pada pendidikan, dakwah, dan amal sosial, serta penyusunan program kerja lima tahun ke depan yang adaptif terhadap tantangan zaman, termasuk disrupsi digital dan upaya memperkuat kemandirian ekonomi umat.

“Kami berharap Muktamar XIII ini tidak hanya menjadi ajang suksesi kepemimpinan, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi total untuk melahirkan rekomendasi-rekomendasi konkret bagi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” tegas Doli.

Pada kesempatan itu, Doli juga menyampaikan harapannya agar Ketua Umum PB Al Washliyah, Masyhuril Khamis, dapat kembali dipercaya memimpin organisasi pada periode berikutnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta jajaran pengurus pusat, wilayah, daerah hingga cabang yang telah bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan muktamar.

“Muktamar kali ini dihadiri oleh ribuan utusan dan peninjau dari seluruh pelosok tanah air. Antusiasme yang luar biasa ini menunjukkan bahwa ikatan batin dan solidaritas jam’iah Al Washliyah masih sangat kuat dan mengakar,” katanya.

Muktamar XIII Al Washliyah dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda sidang komisi yang berfokus pada penguatan organisasi, pendidikan, serta pengembangan dakwah digital. Pembukaan kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran seluruh rangkaian muktamar.(id11)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement