Breaking News
Memuat breaking news...

Amril: Kampung Rescue di Desa Sekoci Dapat Menjadi Bagian Dari Sistem Penanggulangan Bencana di Langkat

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 5 September 2026 - 1.30 PM WIB
Amril: Kampung Rescue di Desa Sekoci Dapat Menjadi Bagian Dari Sistem Penanggulangan Bencana di Langkat
PARA aparat terkait menaiki kendaraan khusus untuk melihat jalur evakuasi jika terjadi bencana banjir di Desa Sekoci, Kec. Besitang. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BESITANG (Waspada.id): Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan bersama Pemkab Langkat secara resmi merampungkan program Kampung Rescue di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, Sabtu (5/9).

Program ini bertujuan untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, terutamanya bencana banjir yang kerap melanda Desa Sekoci dan beberapa desa dan kelurahan lainnya di wilayah Besitang.

Kegiatan pembekalan berlangsung selama tiga hari, yakni dari tanggal 3 s.d 5 September 2026. Warga dibekali materi dasar pencarian dan pertolongan (SAR), manajemen darurat, informasi cuaca dari BMKG, serta penanganan bencana mandiri.

Penutupan sekaligus peresmian ditandai dengan penandatanganan struktur pengurus dan penyerahan hibah peralatan SAR secara simbolis, dan latihan simulasi untuk membangun kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana dengan melibatkan masyarakat.

KEPALA Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Medan, Hery Marantika, dan Sekdakab Langkat, Amril, memukul gong tanda peresmian Kampung Rescue di Desa Sekoci. Waspada.id/Ist

Plt. Bupati Langkat diwakili Sekretaris Daerah, Amril, menyambut baik program ini sebagai proyek percontohan yang diharapkan dapat dikembangkan di desa lain. “Sinergi antara pemerintah daerah, Basarnas dan masyarakat sangat penting untuk penanganan bencana yang cepat dan efektif,” ujarnya.

Sekda memandang kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam mengantisipasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam dan situasi kedaruratan mengingat kondisi geografis di Langkat rawan terjadi banjir.

Amril berharap, Kampung Rescue Deda Sekoci dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Langkat, khususnya desa-desa yang memiliki potensi risiko bencana tinggi.

"Dengan terbentuknya jejaring masyarakat yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar pencarian dan pertolongan, kita berharap waktu respon terhadap kondisi darurat dapat semakin cepat dan koordinasi di lapangan semakin baik," ujarnya.

Ia berharap, keberadaan Kampung Rescue dapat menjadi bagian dari sistem penanggulangan bencana di Langkat dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintahan desa, Basarnas, BPBD, TNI/Polri, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan itu, Sekda mengingatkan Kampung Rescue jangan hanya sebuah nama atau kelembagaan, tapi harus menjadi sebuah sistem kesiapsiagaan yang benar-benar hidup dan berjalan di tengah masyarakat.

Desa Sekoci dipilih karena letaknya yang rawan banjir bandang dan longsor. Melalui konsep respon cepat untuk emergency, warga diharapkan mandiri dan siap bertindak kapan pun terjadi bencana di lingkungannya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Medan, Hery Marantika, menyatakan Kampung Rescue bukan menggantikan tugas tim profesional, melainkan menjadikan warga sebagai garda terdepan pertolongan awal sebelum bantuan resmi tiba.

“Masyarakat mampu melakukan evakuasi dasar, memberikan laporan akurat, dan bertindak cepat saat keadaan darurat. Atas nama Basarnas melalu Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan saya memberi apresiasi atas dukungan masyarakat," ujarnya.

Hery menegaskan, kesiapan masyarakat harus dibangun dan diperlihata secara berkelanjutan.

Dalam penanganan kedaruratan, lanjutnya, waktu termasuk faktor paling penting dan masyarakat berperan penting dalam memberi respon awal.

Acara penutupan dihadiri antaralain, Danramil 14/Besitang Kapten Kapten Inf Wagianto, Kapolsek Besitang AKP Ebed Nebo, Camat Besitang, Restra Yudha, Kades Sekoci, Gunawan, Lurah Pekan Besitang, Sabariah, Lurah Bukit Kubu, Rahmatsyah, Kadis Sosial, Taufiq Reza, BPBD, dan perwakilan BMKG Sumut.(id24)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement