Breaking News
Memuat breaking news...

Angin Puting Beliung Rusak 77 Rumah di Tiga Desa Kecamatan Beringin

Redaksi
Redaksi
Rabu, 2 September 2026 - 4.28 PM WIB
Angin Puting Beliung Rusak 77 Rumah di Tiga Desa Kecamatan Beringin
Angin puting beliung disertai hujan deras mengakibatkan sejumlah rumah warga terdampak dan pohon tumbang di Kecamatan Beringin, Rabu (2/9/26) sekitar pukul 13.00 WIB. (Waspada.id/Idris Lubis)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BERINGIN (Waspada.id): Angin puting beliung disertai hujan deras melanda sejumlah desa di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Rabu (2/9/26) sekira pukul 13.00 WIB.

Bencana tersebut mengakibatkan sekitar 77 unit rumah di tiga desa mengalami kerusakan, baik berat maupun ringan.

Tiga desa yang terdampak yakni Desa Tumpatan, Desa Pasar V Kebun Kelapa, dan Desa Emplasmen Kualanamu. Selain merusak rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon besar, tiang listrik, dan tiang telekomunikasi tumbang, hingga mengakibatkan aliran listrik padam di sejumlah wilayah terdampak.

Kasi Trantib Kecamatan Beringin, Miswanto mengatakan, jumlah rumah yang mengalami kerusakan masih dalam pendataan sementara.

“Di Desa Tumpatan sebanyak lima rumah, Desa Emplasmen Kualanamu sekitar 12 rumah, dan yang terparah di Desa Pasar V Kebun Kelapa sebanyak 60 rumah. Termasuk SMPN 1 Beringin. Ini masih hitungan sementara,” kata Miswanto.

Sementara itu, Kepala Desa Pasar V Kebun Kelapa, H. Sumantri, membenarkan terjadinya angin kencang yang disertai hujan deras di wilayah desanya.

Dijelaskan Sumantri, berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 60 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan berat dan ringan.Selain rumah warga, puluhan pohon berukuran besar, serta sejumlah tiang listrik dan tiang telekomunikasi juga tumbang akibat diterjang angin kencang.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan membersihkan pohon-pohon yang tumbang dengan cara dipotong agar warga dapat melintas,” sebut Sumantri.

Hingga Rabu sore, proses pendataan kerusakan dan pembersihan material pohon tumbang masih dilakukan oleh pemerintah desa bersama warga. Jumlah kerusakan diperkirakan masih dapat bertambah seiring proses pendataan di lapangan.(id.28/Idris Lubis)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement