Angkola Barat Perkuat Ketapang dan Ekonomi RakyatAngkola Barat Perkuat Ketapang dan Ekonomi Rakyat

TAPSEL (Waspada.id): Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyerahkan bantuan Kolam Air Tenang (KAT) berupa bibit ikan dan pakan kepada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) di Kecamatan Angkola Barat, Kamis (23/7/2026).
Bantuan kepada Pokdakan Pancasila, Kelurahan Sitinjak, berupa 7.000 ekor bibit ikan nila dan 42 sak pakan ikan. Sementara Pokdakan Pagar Nihuta, Desa Parsalakan 3.000 bibit ikan mas, 4.000 ikan nila, serta 42 sak pakan ikan.

Bupati Gus Irawan berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan baik, disiplin, dan berkelanjutan. Sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Bibitnya sudah ada, pakannya juga sudah tersedia. Tinggal bagaimana menjalankannya dengan disiplin,” ujar Bupati.
Ia menekankan, budidaya ikan merupakan kegiatan produktif yang harus dikelola secara serius. Karena ikan membutuhkan perawatan dan pakan secara teratur.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kesungguhan kelompok dalam merawat dan mengembangkan usaha perikanan.
Bupati juga mendorong kelompok pembudidaya ikan untuk tidak hanya melakukan pembesaran ikan,. Tetapi ke depan dapat mengembangkan pembenihan dan pemijahan ikan secara mandiri.
Untuk itu, ia meminta Dinas Perikanan melalui penyuluh perikanan Lapangan (PPL) terus melakukan pendampingan dan memberikan pelatihan kepada masyarakat.

Selain mendorong peningkatan produksi ikan, Bupati Gus Irawan mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama memerangi berbagai penyakit sosial. Ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk melawan narkoba, rentenir, dan kemiskinan.
Menurutnya, kegiatan produktif seperti budidaya ikan dapat menjadi salah satu cara untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.
Bupati menyebutkan, pemerintah juga berupaya mengembangkan program pembiayaan dengan bunga rendah,. Termasuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen untuk mendukung masyarakat mengembangkan usaha produktif.
Bupati Gus Irawan mengatakan, budidaya ikan juga memiliki peluang pasar yang cukup besar. Khususnya dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia berharap hasil produksi ikan masyarakat dapat diserap oleh pasar. Termasuk untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG di wilayah sekitar.
Senada dikatakan Kepala Dinas Perikanan Syaiful AP Nasution. Bantuan itu diberikan berdasar usulan dan proposal kelompok serta telah memenuhi persyaratan teknis, seperti ketersediaan kolam dan sumber air.
Menurutnya, lokasi bantuan di Desa Parsalakan juga dinilai strategis karena berada tidak jauh dari dapur MBG,. Sehingga diharapat membuka peluang pemasaran hasil budidaya ikan rakyat. (Id45)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda