Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Angkot Masih Jadi Alternatif Warga di Jalur BRT Mebidang, Mahasiswa USU Muaz Alfattah Usul Jadikan Feeder

Redaksi
Redaksi
Rabu, 4 November 2026 - 2.30 PM WIB
Angkot Masih Jadi Alternatif Warga di Jalur BRT Mebidang, Mahasiswa USU Muaz Alfattah Usul Jadikan Feeder
Muaz. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id): Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Muaz Alfattah Fadhani, mengusulkan angkutan kota (angkot) dijadikan pengumpan (feeder) Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang agar lebih banyak digunakan masyarakat.

Usulan itu disampaikan Muaz dalam wawancara, Kamis (29/10). Mahasiswa Ilmu Komputer ini meraih juara pertama Olimpiade Jurnalis Muda 2026 yang diselenggarakan BaleBengong dan AJI Indonesia melalui liputan mendalam berjudul Dari Halte ke Harapan: Jalan Panjang Mebidang Menuju Kota Rendah Emisi. Ia juga turut mendirikan komunitas TransGo Medan.

Menurut Muaz, salah satu penyebab masyarakat belum banyak menggunakan BRT adalah angkot yang masih kerap melintas di jalur BRT.

"Angkot masih sering sekali berjalan di jalur BRT. Itu jawaban kenapa masyarakat belum banyak menggunakan BRT, karena masih ada alternatif angkot," ujarnya.

Ke depan, kata Muaz, angkot dapat dijadikan feeder yang masuk ke jalan-jalan yang tidak bisa dilalui BRT. Langkah itu dinilai dapat meningkatkan peluang masyarakat menggunakan BRT.

Belum Terintegrasi

Muaz mengatakan, sebenarnya sudah ada masyarakat yang menggunakan transportasi umum, tetapi jumlahnya belum banyak. Penyebab utamanya adalah sistem transportasi yang belum terintegrasi. Faktor lainnya berkaitan dengan informasi.

"Sebenarnya sudah ada yang menggunakan transportasi umum, tetapi belum banyak karena sistem transportasinya belum terintegrasi," katanya.

Ia menambahkan, penggunaan kendaraan pribadi masih dipermudah.

"Kita bisa membeli mobil dengan cara kredit, dan kredit itu super mudah," ujarnya.

Akibatnya, transportasi umum belum menjadi pilihan utama, meskipun masyarakat memiliki kemampuan membeli kendaraan pribadi. Budaya masyarakat juga belum sepenuhnya terbiasa menggunakan transportasi umum. Kendaraan pribadi dinilai lebih murah, cepat, efektif, dan efisien.

Edukasi dan Advokasi

Melalui Bootcamp Future Leaders in Sustainable Transport yang diselenggarakan WRI Indonesia, Muaz merancang proyek percontohan dekarbonisasi transportasi untuk Kota Medan.

Fokus program tersebut adalah edukasi dan advokasi, antara lain melalui media sosial, turun langsung menemui warga, serta membagikan peta transportasi umum.

Ia mengakui masih terdapat kendala, yakni terbatasnya hubungan dengan pemangku kepentingan dan organisasi terdekat. Menurutnya, membangun gerakan membutuhkan banyak aspek, termasuk keterlibatan pemerintah dan dukungan pendanaan untuk menjalankan program.

Ke depan, Muaz berharap TransGo dapat menjadi ekosistem pembelajaran.

"Harapan kami, bisa membangun ekosistem di mana TransGo menjadi tempat belajar bagi orang-orang," katanya.

Salah satu bentuk kegiatannya adalah menggelar bootcamp sederhana bagi masyarakat Medan mengenai dekarbonisasi transportasi. (Muhammad Nabil Farish)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement