Antrean Panjang BBM di SPBU Kota Telukdalam Terus BerlangsungAntrean Panjang BBM di SPBU Kota Telukdalam Terus Berlangsung

TELUKDALAM, Nisel (Waspada.id): Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terus berlanjut mengakibatkan antrean kendaraan di beberapa SPBU yang ada di Ibukota Kabupaten Nias Selatan, Telukdalam, Rabu (5/8).
Kelangkaan BBM di daerah itu sudah terjadi menjelang sebulan lebih. Masyarakat mengeluh mendapatkan BBM khususnya jenis pertalite dan solar. Pengendara roda dua dan empat harus rela antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan BBM tersebut.
Bernard, salah seorang pengendara roda dua kepada Waspada.id Rabu (5/8) mengatakan antrean ini sudah berjalan lama, kurang lebih sebulan lamanya.
"Inilah jalan satu-satunya ikut antrean, harus bagaimana lagi, walaupun berjam-jam menunggu giliran, itupun kadang tidak dapat keburu habis," keluh Bernard.
"Kalaupun ada yang jual eceran jenis pertalite di botol aqua di pinggir jalan, tetapi harganya mencapai Rp30 ribu pebotol, itupun susah mendapatkannya," ujarnya .

Sebagai masyarakat kecil dia berharap kiranya segera ada solusi dari pemerintah mengenai BBM ini, agar roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lancar. Ini dampaknya sungguh luar biasa.
Senada juga disampaikan Ucok yang rela antrean karena butuh. Sebenarnya cukup melelahkan dan penuh resiko, tapi apa boleh buat tak ada solusi lain. Apalagi kalau pagi mau ngantar anak ke sekolah.
Lanjut Ucok, dalam situasi langkanya BBM khususnya pertalite, segelintir warga mencari kesempatan untuk mendapatkan keuntungan dengan cara ikut antrean di SPBU, setelah terisi penuh di tangki motornya lalu disedot lagi dan kembali antre mengisi BBM di SPBU.
"Mengenai hal ini, kita berharap pihak terkait ada tindakan tegas. Sudah susah tambah disusahkan lagi oleh segelintir orang," pungkasnya.
Terkait kelangkaan BBM yang menimbulkan antrean di beberapa SPBU di sekitar Kota Telukdalam, Nias Selatan, pihak Depot Pertamina Gunungsitoli yang dikonfirmasi hingga berita ini dikirim belum memberikan tanggapan atau penjelasan.(id60)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda