Armyn: Keluhan Narkoba Merambah Sampai Ke Desa, Aparat Diminta Perkuat PenindakanArmyn: Keluhan Narkoba Merambah Sampai Ke Desa, Aparat Diminta Perkuat Penindakan

MEDAN (Waspada.id): Persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkoba dinilai semakin mengkhawatirkan karena telah menyasar generasi muda hingga ke wilayah pedesaan.
Kondisi tersebut mendapat perhatian Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Demokrat, Armyn Simatupang, yang meminta aparat penegak hukum memperkuat penindakan sekaligus pencegahan.
Armyn yang merupakan legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 5 meliputi Asahan, Batubara dan Tanjungbalai mengatakan, keluhan mengenai narkoba hampir selalu muncul dalam berbagai kegiatan kedewanan yang dilaksanakannya di daerah pemilihan.
Menurutnya, masyarakat di sejumlah desa mengaku resah dengan dugaan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang semakin dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka.
“Dalam kegiatan reses, wawasan kebangsaan (Wasbang) maupun kunjungan ke daerah, masyarakat sering menyampaikan keluhan tentang narkoba. Hampir di setiap desa ada warga yang mengaku resah. Ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum,” kata Armyn di Medan, Selasa (18/8).
Ia menilai, keresahan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa persoalan narkoba bukan lagi sebatas persoalan kriminalitas di kawasan perkotaan, melainkan telah menjadi ancaman yang menjangkau lingkungan masyarakat paling bawah.
Armyn menegaskan, narkoba harus dipandang sebagai ancaman terhadap masa depan bangsa, khususnya generasi muda. Penyalahgunaan narkotika dapat merusak kesehatan, pendidikan, kehidupan sosial serta menurunkan kualitas sumber daya manusia.
Ia juga mengingatkan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus menekankan pentingnya membangun generasi muda yang berkualitas.
Karena itu, upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul harus dibarengi dengan perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba.
“Persoalan narkoba ini bukan hanya soal hukum, tetapi menyangkut masa depan generasi bangsa. Kalau anak-anak muda kita sudah dirusak narkoba, bagaimana kita bisa membangun sumber daya manusia yang berkualitas?” katanya.
Edukasi
Selain penindakan, Armyn mendorong pemerintah bersama aparat terkait memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi di sekolah, keluarga, lingkungan pemuda hingga masyarakat desa.
Menurutnya, edukasi bahaya narkoba harus diberikan sejak dini agar anak-anak dan remaja memahami dampak penyalahgunaan narkotika serta memiliki keberanian menolak ketika mendapat ajakan menggunakan narkoba.
Ia juga meminta dilakukan pemetaan terhadap wilayah yang dinilai rawan peredaran narkoba, termasuk memperkuat pengawasan terhadap jalur distribusinya.
Upaya tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan bersama antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan keluarga.
Armyn berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan upaya melindungi generasi bangsa dari berbagai ancaman, termasuk narkoba. (id141)


























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda