Breaking News
Memuat breaking news...

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 Oktober 2026 - 3.07 PM WIB
Asisten II Sekdakab Aceh Besar Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T
Kepala BGN, Sudaryono, bersama pejabat yang hadir melakukan pemotongan pita sebagai tanda peresmian SPPG 3T Yayasan Meugah Kana Gizi di Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Rabu (14/10/2026). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

KOTA JANTHO (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus mendukung upaya pemerataan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat melalui pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Besar, H. M. Ali, S.Sos., M.Si., yang mendampingi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, pada peresmian SPPG wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (14/10/2026).

Peresmian dipusatkan di SPPG 3T Yayasan Meugah Kana Gizi, Leupung, dan dilaksanakan secara serentak di 16 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut turut dihadiri anggota DPR RI TA Khalid, anggota DPRA Ilmiza Sa'aduddin Djamal, serta sejumlah pihak terkait.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T

Suasana peresmian SPPG wilayah 3T yang dipusatkan di Kecamatan Leupung, Aceh Besar, dan diikuti secara daring oleh perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia, Rabu (14/10/2026). (Waspada.id/Ist)

Sementara itu, perwakilan SPPG dari berbagai daerah di Indonesia juga mengikuti prosesi peresmian secara daring dari daerah masing-masing, baik di Sumatera Utara, Bali, maupun Kalimantan.

Dalam kesempatan tersebut, Sudaryono juga menyapa sejumlah perwakilan BGN dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk mendengarkan laporan pelaksanaan program di masing-masing wilayah.

Sudaryono menyampaikan bahwa sebanyak 980 SPPG diresmikan secara serentak, terdiri atas 691 unit di wilayah Sumatera serta 289 unit di wilayah Kalimantan dan Bali.

"Totalnya ada 980 SPPG diresmikan secara serentak di 16 provinsi. Pusatnya di sini, di Aceh Besar, di Provinsi Aceh," ujar Sudaryono dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan SPPG merupakan bagian dari upaya memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama bagi masyarakat di daerah 3T dan wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. Sebelumnya, BGN juga telah meresmikan 480 dapur di wilayah dengan karakteristik serupa.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Aceh Besar, H. M. Ali, mendampingi Kepala BGN, Sudaryono, pada peresmian SPPG wilayah 3T di Kecamatan Leupung, Aceh Besar, Rabu (14/10/2026). (Waspada/Ist)

Menurut Sudaryono, program MBG diharapkan mampu membantu mengatasi persoalan pemenuhan gizi anak sekolah. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan penelitian yang diterima BGN sebelum program tersebut berjalan, sebanyak 56 persen peserta didik berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar.

Setelah program MBG dilaksanakan, angka tersebut disebut menurun menjadi 16 persen. Capaian itu, kata dia, menjadi dorongan untuk memperluas jangkauan program hingga ke daerah yang belum memperoleh layanan secara optimal.

"Alhamdulillah, dengan adanya program MBG ini, dari 56 persen peserta didik anak sekolah yang berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar, itu kemudian turun menjadi 16 persen," kata Sudaryono.

Ia menegaskan bahwa BGN menargetkan angka tersebut dapat terus ditekan hingga nol persen sehingga tidak ada lagi anak Indonesia yang berangkat ke sekolah dalam keadaan lapar.

Asisten II Sekdakab Aceh Besar Dampingi Kepala BGN Resmikan SPPG Wilayah 3T

Kehadiran Asisten II Sekdakab Aceh Besar dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan layanan pemenuhan gizi di wilayah Aceh Besar.

"Keberadaan SPPG di kawasan Leupung diharapkan dapat memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendukung pelaksanaan program nasional di daerah," kata Asisten II Sekdakab Aceh Besar, M. Ali.

Melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, pengembangan SPPG di wilayah 3T diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap pemenuhan gizi, mendukung tumbuh kembang anak, serta memperkuat upaya pencegahan stunting.

"Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk upaya pemerataan layanan gizi bagi generasi muda sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas," cetusnya. (id67)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement