Atasi Fenomena Fatherless, Generali Indonesia Boyong Program BERGEMA Ke 50 Kota

MEDAN (Waspada.id): Fenomena fatherless atau minimnya peran ayah dalam pengasuhan anak masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Data menunjukkan 20,9% atau 1 dari 4 anak di Tanah Air tumbuh tanpa kehadiran sosok ayah.
Menjawab isu krusial tersebut, PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia ("Generali Indonesia") melalui gerakan The Human Safety Net (THSN) menggandeng Yayasan Jarimatika (Komunitas Ibu Profesional) meluncurkan program BERGEMA (Berbagi Bergerak Bersama).
Spesial di tahun 2026, program ini mengusung tema “Aku dan Bapakku” yang dirancang untuk mempererat ikatan emosional serta mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam tumbuh kembang buah hati. Kota Medan menjadi salah satu lokasi pelaksanaan yang digelar di Johor Islamic Green School pada Minggu (13/9/2026), sebelum berlanjut ke berbagai wilayah di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Dampak dan Jangkauan Program BERGEMA 2026
* Target Jangkauan: Membedah ruang belajar dan bermain bagi 1.000 anak dari keluarga rentan di 50 kota sepanjang 2026.
* Pendanaan Digital & Sosial: Didukung donasi senilai Rp1,2 Miliar yang terhimpun sepanjang tahun 2025 dan disalurkan langsung via Yayasan Jarimatika.
* Fasilitas Peserta: Setiap keluarga dibekali learning kit untuk melanjutkan aktivitas interaktif di rumah.
* Rangkaian Kegiatan: Permainan kolaboratif ayah-anak, sesi parenting, edukasi perencanaan keuangan keluarga, hingga metode play-based learning.
Devi Heriani, Head of Marketing and Communications sekaligus Program Manager THSN Indonesia, menegaskan pentingnya ketahanan dari unit terkecil masyarakat. "Keluarga adalah lingkungan pertama dan terpenting. Interaksi sederhana yang dilakukan secara konsisten antara orang tua dan anak memberikan dampak luar biasa bagi perkembangan karakter serta masa depan mereka," ujarnya.
Septi Peni Wulandani selaku Founder Komunitas Ibu Profesional menambahkan, "Bermain adalah bahasa pertama anak, dan telah terbukti menjadi salah satu cara terbaik untuk anak belajar dan membangun kedekatan dengan keluarga sebagai ‘sekolah’ pertamanya. Karena itu kami percaya bahwa setiap momen bermain sesungguhnya adalah momen belajar, membangun komunikasi, dan mempererat hubungan emosional antara orang tua dan anak. Dengan tema 'Aku dan Bapakku', kami ingin semakin banyak ayah menyadari bahwa kehadiran mereka bukan sekadar membantu pengasuhan, tetapi menjadi bagian yang tidak tergantikan dalam proses tumbuh kembang anak. Kami berharap ini menjadi awal lahirnya budaya baru di Indonesia, yaitu budaya keluarga yang belajar, bermain, dan bertumbuh bersama.”
Sejak hadir pada 2018, gerakan global THSN Indonesia telah menyentuh lebih dari 40.000 anak dan orang tua melalui edukasi nutrisi, penguatan ekonomi keluarga, hingga literasi keuangan dan asuransi. Langkah ini menjadi wujud nyata komitmen Generali Indonesia sebagai responsible corporate citizen dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Program-program The Human Safety Net merupakan bagian dari komitmen Generali Indonesia dalam menjalankan perannya sebagai responsible corporate citizen. Melalui berbagai inisiatif sosial yang berfokus pada pemberdayaan keluarga dan anak, serta dukungan terhadap kegiatan olahraga dan pelestarian lingkungan yang berkontribusi pada penyerapan karbon, Generali Indonesia terus berupaya menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan,” tutupprogram. (rel)













Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda