Breaking News
Memuat breaking news...

Atasi Genangan Air: Unimed Terapkan Paving Block Resapan Biopori-Komposter

Redaksi
Redaksi
Rabu, 12 Agustus 2026 - 8.40 PM WIB
Atasi Genangan Air: Unimed Terapkan Paving Block Resapan Biopori-Komposter
Tim PKM Unimed foto bersama ibu-ibu warga Desa Mekar Sari. Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): ​Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Medan (Unimed) yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melaksanakan kegiatan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, serta pendampingan pemasangan paving block resapan biopori-komposter di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang dihadiri oleh ibu-ibu warga lingkungan setempat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengatasi genangan air, mengurangi pengikisan jalan lingkungan, serta mengoptimalkan pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui penerapan teknologi tepat guna. Program ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang memperoleh dukungan pendanaan dari DPPM Kemdiktisaintek sebagai upaya mendorong penerapan hasil inovasi perguruan tinggi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua tim PKM, Wina Dyah Puspita Sari, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa Desa Mekar Sari merupakan kawasan permukiman padat yang menghadapi permasalahan rendahnya daya resap tanah akibat dominasi permukaan yang tertutup bangunan dan perkerasan. Kondisi tersebut menyebabkan genangan air saat hujan, pengikisan jalan lingkungan, serta meningkatnya timbulan sampah organik rumah tangga yang belum dikelola secara optimal.

Materi kegiatan disampaikan oleh Drs. Puji Prastowo, M.Si. Dalam pemaparannya, beliau memperkenalkan teknologi paving block resapan biopori-komposter sebagai solusi untuk mengatasi genangan air sekaligus mengelola sampah organik rumah tangga. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan infiltrasi air ke dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan penyebab genangan, sekaligus memanfaatkan sampah organik rumah tangga menjadi kompos yang bermanfaat bagi penghijauan lingkungan.

Pendamping kegiatan LPPM Universitas Negeri Medan, Vera Yanti, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan inovasi untuk membantu menyelesaikan permasalahan masyarakat. Menurutnya, penerapan teknologi paving block resapan biopori-komposter diharapkan dapat mengurangi genangan air, mengelola sampah organik, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat, meliputi rendahnya kapasitas resapan air, pengikisan jalan permukiman, serta pengelolaan sampah organik rumah tangga. Pada tahap ini, peserta diberikan pemahaman mengenai konsep teknologi paving block resapan biopori-komposter sebagai salah satu solusi berbasis teknologi tepat guna yang mudah diterapkan dan dipelihara oleh masyarakat.

Selanjutnya, tim PKM memberikan pelatihan mengenai mitigasi genangan air skala lingkungan, teknik pemasangan paving block resapan biopori-komposter, pemilahan sampah organik rumah tangga, pemanfaatan komposter, serta tata cara perawatan sistem resapan. Pelatihan dilaksanakan secara partisipatif melalui demonstrasi dan praktik langsung agar masyarakat mampu mengoperasikan teknologi tersebut secara mandiri.

​Sebagai bentuk implementasi program, tim bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mekar Sari dan warga melakukan pemasangan paving block resapan biopori-komposter pada titik-titik yang berpotensi mengalami genangan. Penerapan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air hujan sekaligus mendukung pengelolaan sampah organik sejak dari sumbernya.

​Pada akhir kegiatan, tim pengabdian menyerahkan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa paving block resapan biopori-komposter kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Mekar Sari sebagai mitra kegiatan. Penyerahan TTG ini diharapkan mendukung keberlanjutan program dalam mengurangi genangan air, meningkatkan resapan air hujan, dan mengelola sampah organik secara mandiri.

Program ini mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Mekar Sari yang berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, hingga pendampingan. Keterlibatan masyarakat diharapkan menjadi modal utama dalam menjaga keberlanjutan teknologi yang telah diterapkan.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai Wina Dyah Puspita Sari, S.Pd., M.Pd. bersama anggota Drs. Puji Prastowo, M.Si. dan Ir. Siti Zulfa Yuzni, S.T., M.Si., serta didampingi Widia Ningsih, S.Pd., M.Pd. sebagai pembantu lapangan, dan melibatkan mahasiswa Wiki Nadia Husna, Al-Murizka Annisa, dan Ghania Dhia Ulhaq Lubis. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan lingkungan berbasis teknologi tepat guna yang mampu meningkatkan kualitas permukiman, mengurangi genangan air, serta mendukung pengelolaan sampah organik secara berkelanjutan. (Wsp.id)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement