Breaking News
Memuat breaking news...

Bahu Jalan Masuk Kampung Pandan Sari Kian Curam, Warga Berharap Bronjong Segera Dibangun

Redaksi
Redaksi
Selasa, 4 Agustus 2026 - 1.46 PM WIB
Bahu Jalan Masuk Kampung Pandan Sari Kian Curam, Warga Berharap Bronjong Segera Dibangun
Jalan menjadi urat nadi bagi aktivitas masyarakat. Namun, bagi warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, akses menuju kampung kini menyisakan kekhawatiran. Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MANYAK PAYED (Waspada.id) : Jalan menjadi urat nadi bagi aktivitas masyarakat. Namun, bagi warga Kampung Pandan Sari, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, akses menuju kampung kini menyisakan kekhawatiran.

Bahu jalan di pintu masuk kampung tampak semakin curam setelah terjadi pengerukan parit gajah di kawasan sekitar.

Kondisi tersebut membuat warga cemas. Mereka khawatir, jika tidak segera ditangani, bahu jalan akan terus mengalami longsor dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.

Sutarman, 53, warga Kampung Pandan Sari, mengatakan perubahan kondisi bahu jalan mulai terlihat setelah pihak perkebunan kelapa sawit melakukan pengerukan parit gajah beberapa bulan lalu.

"Karena adanya pengerukan parit gajah dari pihak perkebunan kelapa sawit, bahu jalan itu jadi longsor hingga kondisinya kini menjadi curam," ujar Sutarman kepada Waspada.id, Selasa (04/08/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia berharap segera ada pembangunan bronjong sebagai penahan tanah agar longsor tidak semakin meluas dan merusak badan jalan.

"Kami berharap bisa dibangun bronjong di bahu jalan yang curam itu. Kalau tidak, bahu jalan tersebut bisa berangsur-angsur longsor," harapnya.

Kekhawatiran serupa juga disampaikan Datok Penghulu Kampung Pandan Sari, Zulham. Saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, Selasa (04/08/2026), ia membenarkan kondisi bahu jalan masuk kampung yang kini semakin curam.

"Ya, memang bahu jalan itu sudah curam. Kondisi tersebut terjadi setelah adanya pembuatan parit gajah yang dilakukan pihak perkebunan kelapa sawit," katanya.

Zulham menjelaskan, Pemerintah Kampung sebenarnya ingin melakukan penanganan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan bronjong belum dapat direalisasikan melalui Dana Desa (DD).

Ia menyebutkan, alokasi Dana Desa (DD) Kampung Pandan Sari pada tahun 2026 hanya sekitar Rp200 juta, sehingga harus diprioritaskan untuk berbagai kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Karena itu, pihak kampung berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang dapat memberikan perhatian melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) agar pembangunan bronjong segera dilakukan.

"Kami berharap Pemkab Aceh Tamiang dapat membantu membangun bronjong melalui APBK. Penanganan ini penting agar bahu jalan tidak terus mengalami longsor dan akses masyarakat menuju kampung tetap aman," pungkas Zulham. (Tris)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement