Balitbang Golkar Rawat Tradisi Kebersamaan, Yuddy: Soliditas Harus Terus Dirawat


JAKART (Waspada.id): Kebersamaan dan semangat gotong royong terus dirawat keluarga besar Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Partai Golkar sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas organisasi. Tradisi tersebut kembali diwujudkan melalui silaturahmi dan syukuran yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan di Restoran Ricaraja, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (4/9/2026).
Ketua Balitbang Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi, mengatakan soliditas, kebersamaan, dan gotong royong merupakan bagian dari tradisi karya-kekaryaan yang menjadi salah satu kekuatan Partai Golkar dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang.
Menurut Yuddy, penguatan organisasi tidak selalu harus dilakukan melalui agenda formal. Silaturahmi, kebersamaan, serta kepedulian antarpengurus dan kader juga memiliki peran penting dalam memperkuat komunikasi dan membangun kedekatan emosional di lingkungan organisasi.
“Soliditas itu harus terus dirawat. Kebersamaan dan gotong royong merupakan bagian dari tradisi yang menjadi kekuatan kita sebagai kader,” ujar Yuddy.
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan perayaan ulang tahun sejumlah pengurus dan unsur Balitbang Partai Golkar yang berlangsung sepanjang Agustus 2026.
Mereka yang mendapat ucapan dan doa antara lain Penasehat Ahli Balitbang Prof. Dr. Bomer Pasaribu yang berulang tahun pada 22 Agustus, Bendahara Balitbang Ir. Agus Wahyudiono pada 23 Agustus, Amiruddin Asep, SH pada 28 Agustus, serta Penasehat Ahli Balitbang Prof. Dr. Dr. Henry Indraguna, SH, MH, yang berulang tahun pada 29 Agustus.
Selain perayaan ulang tahun, acara juga diisi dengan syukuran atas kelulusan pascasarjana S2 Ilmu Politik Universitas Nasional (UNAS) Jakarta, Leriadi, yang merupakan Wakil Sekretaris Eksekutif Balitbang DPP Partai Golkar.
Momentum tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar Balitbang untuk saling memberikan doa dan ucapan selamat sekaligus berbagi kebahagiaan dalam suasana kekeluargaan.
Bagi Balitbang Partai Golkar, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan personal antarpengurus. Kedekatan dan rasa kekeluargaan dinilai menjadi bagian dari modal sosial dalam menjalankan kerja-kerja organisasi secara kolektif.
Yuddy menegaskan, soliditas organisasi harus dibangun dan dirawat secara berkelanjutan. Di tengah dinamika politik yang semakin kompleks, organisasi membutuhkan komunikasi internal yang kuat serta kader yang mampu bekerja secara bersama-sama.
Ia menilai tradisi kebersamaan perlu terus dipelihara karena organisasi yang kuat tidak hanya dibangun melalui struktur dan program kerja, tetapi juga melalui hubungan antarkader yang solid, saling mendukung, dan memiliki rasa kekeluargaan.
Balitbang Partai Golkar berharap tradisi silaturahmi, kebersamaan, dan gotong royong dapat terus dilaksanakan secara konsisten.
Selain mempererat hubungan antarkader, tradisi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga soliditas internal sekaligus memperkuat fondasi organisasi dalam menghadapi dinamika politik nasional. (wsp.id)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda