Breaking News
Memuat breaking news...

Bang Zek Hadir di Tengah Duka Korban Puting Beliung

Redaksi
Redaksi
Jumat, 21 Agustus 2026 - 11.24 AM WIB
Bang Zek Hadir di Tengah Duka Korban Puting Beliung
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

ACEH TAMIANG (Waspada.id): Angin kencang datang tanpa banyak memberi kesempatan. Dalam hitungan menit, rumah yang menjadi tempat berteduh berubah menjadi puing.

Bagi warga yang mengalaminya, musibah itu bukan sekadar kerusakan bangunan, tetapi juga ujian untuk kembali menata kehidupan.

Kondisi tersebut dirasakan Muhammad Safri, 27, warga Kampung Pematang Durian, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang.

Rumah yang baru saja dibangunnya secara swadaya masyarakat setempat, setelah terdampak banjir bandang, kini kembali roboh akibat diterjang angin puting beliung.

Peristiwa itu terjadi Minggu (16/8/2026), sekitar pukul 17.00 WIB. Hujan deras disertai angin kencang menerjang kawasan tersebut.

Beruntung, Safri bersama anaknya sempat keluar dari rumah sebelum bangunan itu roboh.

Musibah serupa juga terjadi di Kampung Babo, Kecamatan Bandar Pusaka. Tiga rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan. Masing-masing milik Jumadin, 61, Syafaruddin, 49, dan Siti Ramlah, 75.

Di tengah kondisi itu, perhatian datang dari Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Muhammad Zakiruddin, yang akrab disapa Bang Zek.

Pada Kamis (20/8/2026), anggota Komisi IV DPRA tersebut turun langsung menemui para korban di dua kampung itu.

Kunjungannya bukan sekadar melihat kondisi kerusakan, tetapi juga membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang menghadapi musibah.

Bang Zek kepada Waspada.id, di Karang Baru, Aceh Tamiang, Kamis (20/8/2026), menuturkan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah menerima laporan dari anggota timnya, Muhammad Rasul, 30, warga Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka.

Mendapat informasi itu, Bang Zek bersama Anggota DPRK Aceh Tamiang, Juanda, perwakilan Dinas Sosial Pemkab Aceh Tamiang, serta Datuk Penghulu kampung setempat langsung mendatangi rumah-rumah warga yang terdampak.

“Begitu mendapat laporan, saya bersama salah seorang anggota DPRK, perwakilan Dinas Sosial dan Datuk Penghulu kampung terkait langsung mengunjungi kediaman para korban,” kata Bang Zek.

Saat berada di Kampung Pematang Durian, Bang Zek mendengar langsung cerita Muhammad Safri mengenai musibah yang menimpanya.

Rumah yang roboh itu, menurut Safri, baru dibangun setelah rumah sebelumnya terdampak banjir bandang. Dengan kemampuan terbatas, pembangunan dilakukan melalui dana swadaya dan semangat gotong royong masyarakat.

Namun, belum sempat menikmati rasa aman di rumah barunya, musibah kembali datang.

Hujan dan angin kencang pada Minggu sore itu membuat bangunan tidak mampu bertahan. Rumah Safri roboh diterjang angin puting beliung.

“Beruntung sebelum rumahnya roboh, Muhammad Safri bersama anaknya sempat keluar dari rumah,” ujar Bang Zek.

Bagi Bang Zek, kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa warga yang sedang berusaha bangkit dari bencana masih membutuhkan perhatian dan dukungan.

Karena itu, bantuan yang disalurkan diharapkan dapat sedikit meringankan beban para korban.

Ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi warga yang rumahnya rusak akibat bencana tersebut.

Bagi para korban, kehadiran seorang wakil rakyat di tengah situasi sulit memiliki arti tersendiri.

Bukan semata soal bantuan yang diterima, tetapi juga tentang rasa, bahwa mereka tidak memikul beban musibah dipundaknya sendiri.

Muhammad Safri, mewakili para korban, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Muhammad Zakiruddin atas kepedulian serta bantuan yang diberikan.

“Kami tidak menyangka bisa mendapatkan perhatian dan bantuan dari Bapak Zakiruddin. Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Semoga kebaikan Pak Zakiruddin dibalas oleh Allah SWT,” ucap Safri mendoakan. (Tris)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement