Breaking News
Memuat breaking news...
Advertisement

Banjir Bandang Patahkan Tiang Jembatan Besi Titi Paku, Rumah Warga Terancam Longsor

Redaksi
Redaksi
Jumat, 30 Oktober 2026 - 10.30 PM WIB
Banjir Bandang Patahkan Tiang Jembatan Besi Titi Paku, Rumah Warga Terancam Longsor
Tampak tiang tengah penyangga jembatan besi Titi Paku patah jatuh terseret banjir bandang, Jumat (30/10/2026).Waspada.id/Bambang
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

SERGAI (Waspada.id): Banjir bandang yang menerjang Sungai Lembah Sari, Rabu (28/10/2026) malam, menyebabkan tiang beton penyangga jembatan Titi Paku patah dan jatuh ke dasar sungai.

Jembatan panjang 100 meter tersebut menghubungkan Desa Paku, Kecamatan Galang, Kabupaten Deliserdang, dengan Desa Kotari Baru, Dusun IV Lembah Sari, Serdangbedagai (Sergai). Sejumlah rumah warga di Dusun IV Lembah Sari, Kabupaten Serdangbedagai juga terancam longsor akibat tebing sungai terkikis.

Kepala Desa Kotari Baru, Zulkifli, mengatakan sebanyak 10 kepala keluarga (KK) terdampak banjir tersebut. Dari jumlah itu, dua rumah milik Sukedi dan Legino mengalami kerusakan parah pada bagian dapur.

"Yang dapurnya rusak parah, Sukedi dan Legino," kata Zulkifli saat dikonfirmasi Waspada.id Jumat (30/10/2026).

Ia menyebutkan, kerusakan barang-barang milik warga antara lain springbed, lemari, mesin cuci, kulkas dan kursi. Total kerugian akibat banjir diperkirakan mencapai Rp50 juta.

Banjir Bandang Patahkan Tiang Jembatan Besi Titi Paku, Rumah Warga Terancam Longsor

Rumah tempat tinggal warga yang terendam banjir setinggi 1 meter, saat banjir bandang, Rabu malam. Foto dijepret Jumat (30/10). Waspada.id/Bambang

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemerintah Desa Kotari Baru juga telah memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak pada hari kejadian.

Sementara, Yusmaniar, 45, dan Pratiwi, 26, warga yang tinggal di pinggir Sungai mengaku terkejut saat banjir datang. Ketika itu mereka sedang tidur sekitar pukul 01.00 WIB, Kamis dini hari.

Mereka terbangun setelah mendengar orang melintas. Tidak lama kemudian, air sungai semakin besar dan masuk ke rumah.

"Kami tidak bisa menyelamatkan barang-barang. Semua habis, buku pelajaran anak sekolah, pakaian kami basah, beras basah. Alat-alat elektronik juga terendam," ujar Yusmaniar kepada Waspada.id Jumat (30/10/2026) sore.

Banjir Bandang Patahkan Tiang Jembatan Besi Titi Paku, Rumah Warga Terancam Longsor

Buku pelajaran milik anak sekolah dan sepatu yang dijemur diatas tanah beralaskan ambal, pasca banjir, Jumat (30/10). Waspada.id/Bambang

Ia mengatakan air masuk ke rumah sekitar satu meter. Lumpur yang terbawa banjir mencapai sekitar 50 sentimeter. Saat air semakin tinggi, mereka berusaha menyelamatkan diri ke jalan. Barang-barang di dalam rumah tidak sempat dibawa.

"Korban jiwa tidak ada, Pak. Tapi suami saya hampir hanyut karena menyelamatkan barang," katanya.

Yusmaniar dan Pratiwi berharap pemerintah segera membantu warga yang tinggal di pinggir sungai. Ia meminta tebing sungai diperkuat agar tidak semakin terkikis.

"Kami mohon bantuan pemerintah. Tolonglah pinggir sungai ini dibuat penahan atau bronjong, Pak. Jangan sampai ada korban jiwa," harapnya.

Banjir Bandang Patahkan Tiang Jembatan Besi Titi Paku, Rumah Warga Terancam Longsor

Rumah tempat tinggal warga yang terancam roboh, akibat dinding Sungai Lembah Sari abrasi, Jumat (30/10).Waspada.id/Bambang

Kerusakan jembatan Titi Paku juga membuat truk pengangkut sawit tidak bisa melintas. Warga menyebut kondisi itu mengganggu pengangkutan hasil panen. (bs)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement