Breaking News
Memuat breaking news...

Bappenas Perluas Sumber Pembiayaan Hadapi El Nino, Stok Beras Nasional Dipastikan Aman

Redaksi
Redaksi
Rabu, 5 Agustus 2026 - 6.46 AM WIB
Bappenas Perluas Sumber Pembiayaan Hadapi El Nino, Stok Beras Nasional Dipastikan Aman
Foto ilustrasi
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

JAKARTA (Waspada.id): Pemerintah mulai memperkuat strategi menghadapi potensi dampak El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga 2027. Selain memastikan anggaran penanganan masih mencukupi, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga menyiapkan berbagai sumber pembiayaan alternatif untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan menjaga ketahanan pangan nasional.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo AA Teguhusai mengatakan, pemerintah telah membahas langkah antisipasi tersebut dalam rapat terbatas dan memastikan kebutuhan pendanaan masih berada dalam kondisi aman.

"Pendanaan pemerintah sementara ini masih memadai, tinggal memang bagaimana kita bisa memastikan nanti rencana penggunaannya ini akan tepat, sesuai dengan kebutuhan yang mendesak untuk penanganan El Nino. Ini sudah dirapatkan di ratas (rapat terbatas)," tutur Leonardo dalam Dialog Nasional Memperkuat Respons Lintas Sektor Dalam Menghadapi Dampak El Nino Kuat di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (4/8/2026).

Sebagai tindak lanjut, Bappenas akan memperluas sumber pembiayaan melalui optimalisasi pendanaan domestik, climate finance, pooling fund kebencanaan, adaptation fund, Fund for Responding to Loss and Damage (FRLD), serta berbagai instrumen pembiayaan inovatif lainnya.

Leonardo menjelaskan, tidak ada skema pembiayaan iklim yang secara khusus ditujukan untuk El Nino karena fenomena tersebut bersifat siklikal. Namun, berbagai pendanaan iklim diarahkan untuk memperkuat program adaptasi yang telah disusun pemerintah melalui National Adaptation Plan (NAP) dan Biodiversity Strategy and Action Plan (BSAP).

"Jadi lebih banyak pendanaan yang dikembangkan ke arah sana, ke arah hulu, ke arah untuk melaksanakan program-program yang sudah ditetapkan, dan apabila itu nanti berkontribusi kepada kemampuan untuk menangani El Nino, ini menjadi penting," ujar Teguh.

NAP merupakan dokumen strategis yang digunakan pemerintah untuk mengidentifikasi serta mengurangi risiko perubahan iklim dalam jangka menengah dan panjang. Sementara BSAP menjadi pedoman nasional dalam menjaga keanekaragaman hayati dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Sementara itu, pemerintah juga memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga di tengah ancaman kemarau panjang. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan total stok beras nasional diperkirakan mencapai 26 juta ton, terdiri atas stok Bulog, cadangan di sektor hotel, restoran dan katering (horeka), rumah tangga, serta potensi produksi padi yang segera dipanen.

"Tercatat ada 10 juta ton standing crop, kemudian kurang lebih 10,8 juta ton di sektor horeka dan rumah tangga, serta 5,2 juta ton di gudang Bulog, sehingga totalnya mencapai 26 juta ton. Dengan konsumsi nasional sekitar 2,6 juta ton per bulan, artinya stok ini sangat cukup untuk 10 bulan ke depan," jelas Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Dengan jumlah tersebut, pemerintah memperkirakan stok beras mampu memenuhi kebutuhan nasional hingga sekitar Mei 2027, bahkan masih berpotensi bertambah seiring datangnya panen raya pada Maret 2027.

"Artinya, fenomena El Nino Godzilla yang saat ini ramai dibicarakan insyaAllah bisa kita lalui tanpa mengganggu kondisi perberasan Indonesia. Stok kita aman," ucapnya.

Amran menambahkan bahwa kesiapan stok pangan nasional juga telah dilaporkan secara langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas.

"Pada rapat terbatas (ratas) sebelumnya, kami sudah menghadap Bapak Presiden untuk melaporkan bahwasanya stok pangan kita dalam kondisi cukup," tegasnya. (Lip6)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement