Breaking News
Memuat breaking news...

Bawaslu Abdya Gandeng Cabdin, Bidik Pemilih Pemula yang Cerdas

Redaksi
Redaksi
Rabu, 14 Oktober 2026 - 1.35 PM WIB
Bawaslu Abdya Gandeng Cabdin, Bidik Pemilih Pemula yang Cerdas
Ketua Bawaslu Abdya, Hendra, S.H., bersama Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Abdya, Andri Nofidar, S.Pd.I., M.Si., menandatangani MoU pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif, Rabu (14/10). Waspada.id/Syafrizal
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BLANGPIDIE (Waspada.id): Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) menggandeng Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) Wilayah Abdya untuk memperkuat pendidikan demokrasi di sekolah, sekaligus membangun kesadaran politik yang kritis dan bertanggung jawab di kalangan generasi muda.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) tentang edukasi demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan partisipatif di Kantor Cabdin Pendidikan Wilayah Abdya, Rabu (14/10).

Ketua Bawaslu Abdya, Hendra, S.H., mengatakan lingkungan pendidikan memiliki posisi strategis dalam menanamkan pemahaman demokrasi kepada peserta didik, terutama mereka yang akan memasuki usia sebagai pemilih pemula.

Menurutnya, pendidikan kepemiluan tidak cukup sebatas mengenalkan proses pemungutan suara. Para pelajar juga perlu memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, serta pentingnya mengawal integritas penyelenggaraan pemilu.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin menjadikan sekolah sebagai ruang pembelajaran demokrasi agar generasi muda memiliki pemahaman yang baik tentang kepemiluan dan pengawasan partisipatif,” ujar Hendra.

Bawaslu Abdya Gandeng Cabdin, Bidik Pemilih Pemula yang Cerdas

Kerja sama tersebut mencakup sejumlah program, antara lain sosialisasi kepemiluan, peningkatan partisipasi pemilih pemula, kaderisasi pengawas, kesempatan magang bagi peserta didik, serta kegiatan peningkatan kapasitas yang disesuaikan dengan kebutuhan kedua lembaga.

Pelaksanaan program akan didukung oleh penyediaan materi edukasi dan narasumber dari masing-masing institusi. Kegiatan dapat dilaksanakan secara bersama-sama maupun mandiri, sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing pihak.

Hendra berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut dalam program edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi pelajar.

Sementara itu, Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah Abdya, Andri Nofidar, S.Pd.I., M.Si., menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai pendidikan demokrasi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda agar mampu berpartisipasi secara cerdas dan bertanggung jawab dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Andri, sinergi dengan Bawaslu dapat memperluas wawasan peserta didik mengenai kepemiluan, sekaligus mendorong tumbuhnya sikap kritis dan kepedulian terhadap proses demokrasi.

Nota kesepahaman itu berlaku selama lima tahun sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang berdasarkan persetujuan kedua belah pihak.

Melalui kerja sama ini, Bawaslu dan Cabdin Pendidikan Abdya diharapkan mampu membangun pendidikan demokrasi yang berkelanjutan sehingga para pelajar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kualitas dan integritas demokrasi. (id82)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement