Breaking News
Memuat breaking news...

Bentangan Merah Putih 24 Kilometer, Bupati TRK Siapkan Kunjungan Presiden

Redaksi
Redaksi
Selasa, 27 Oktober 2026 - 10.42 AM WIB
Bentangan Merah Putih 24 Kilometer, Bupati TRK Siapkan Kunjungan Presiden
Bupati Nagan Raya, Dr. Teuku Raja Keumangan, saat melakukan pertemuan dengan Menko Polkam terkait rencana kedatangan Presiden RI untuk kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, Senin (26/10). (Waspada.id/Ist)
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Republik Indonesia, Jenderal (Purn.) Dudung Abdurrachman, bersama jajaran kementerian di kantornya di Jakarta, Senin (26/10).

Bupati TRK mengatakan, pertemuan tersebut membahas dan mematangkan persiapan kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kabupaten Nagan Raya pada 11 November 2026.

“Saya tadi sudah jumpa Menko Polkam membahas persiapan-persiapan agar kegiatan yang kita rencanakan nantinya dapat berjalan lancar,” kata TRK.

Kunjungan Presiden direncanakan dalam rangka menyaksikan kegiatan pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 24 kilometer, mulai dari Bandara Cut Nyak Dhien hingga halaman Masjid Agung Baitul A’la (Masjid Giok) di Kota Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya, dengan melibatkan sekitar 13.000 peserta.

Bupati TRK mengungkapkan, kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi momentum peringatan Hari Pahlawan, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan semangat nasionalisme.

"Selain itu, juga untuk menghidupkan kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan dan jasa para pahlawan bangsa," ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak, baik organisasi kemasyarakatan, kepemudaan, TNI, Polri, mahasiswa, pelajar, pelaku usaha, maupun komunitas masyarakat lainnya.

"Angka 24 kilometer sendiri yang menjadi panjang pembentangan bendera turut merefleksikan usia Kabupaten Nagan Raya yang telah mencapai 24 tahun," jelas Bupati TRK.

Menurutnya, selain memiliki nilai kebangsaan dan historis, kegiatan ini diharapkan mampu mengangkat nama Nagan Raya di tingkat nasional hingga internasional.

"Sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui peningkatan geliat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), baik menjelang maupun selama kegiatan berlangsung," imbuh TRK.

"Hal ini sangat membutuhkan dukungan dan sinergi seluruh pihak agar momentum bersejarah tersebut dapat terlaksana dengan baik serta meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat Nagan Raya dan Indonesia," tutup Bupati Teuku Raja Keumangan. (id83)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.

Berita Terkait

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement