Bersama Sejumlah Daerah, Kota Subulussalam Terima Awards 2026

SUBULUSSALAM (Waspada.id): Bersama sejumlah daerah di Indonesia, seperti Kota Makassar, Kabupaten Halmahera Timur, Pasuruan, Sumedang, Tangerang, dan Karawang, Kota Subulussalam terima Awards 2026 Pemimpin Daerah kategori Pelayanan Publik Bidang Pendidikan di iNews Tower, Jakarta, Kamis (27/8) malam.
Kategori lain diterima sejumlah daerah, seperti Lamongan, Banten, Serang, Pekanbaru, Subang, Aceh Tamiang, Surabaya, Kendal, Gayo Lues, Magelang, Batam, Aceh Barat Daya, Banda Aceh, Jambi, Sungai Penuh dan Medan.
Menurut Wali Kota Subulussalam, Haji Rasyid Bancin (foto), terima langsung Awards tersebut melalui rilisnya, Jumat (28/8), Award 2026 merupakan bentuk apresiasi atas berbagai inovasi dan komitmen Pemko Subulussalam dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan pelayanan publik.
Diketahui, era kepemimpinan Haji Rasyid Bancin sejumlah terobosan pendidikan mulai dihadirkan di kota ini, seperti Sekolah Rakyat (SR) Rintisan, SR Permanen dan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), serta tengah memperjuangkan kehadiran Sekolah Unggul Garuda Baru dan Universitas Republik Indonesia.
Terkait pendidikan di bidang keagamaan, diberi dukungan alokasi anggaran operasional dayah/pondok pesantren dan balai pengajian.
Bahkan, mendorong kemandirian ekonomi pendidikan keagamaan itu, Haji Rasyid telah memberi bantuan terhadap enam dayah, berupa lahan perkebunan kelapa sawit seluas 5 Ha/dayah.
Langkah ini diharapkan menjadi sumber pendapatan berkelanjutan, pendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan santri sehingga dayah tidak hanya bergantung dari bantuan pemerintah.
Soal kiprah Rasyid Bancin dalam dunia pendidikan Islam, ia tercatat sebagai pendiri sejumlah pondok pesantren, seperti Darurrahmah Sepadan Rundeng, Darul Mujtaba Longkib, Kota Subulussalam dan Darur Rasyid Silatong Simpang Kanan, Aceh Singkil, termasuk ikut membidani berdirinya sejumlah dayah.
Pada sektor sosial, Rasyid Bancin berhasil mendorong terwujudnya hunian sementara bagi korban bencana, membantu masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan penanganan segera pascabencana.
Dari sejumlah program tersebut memperlihatkan pendekatan pembangunan yang dilakukan Haji Rasyid tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan sumber daya manusia, pendidikan, kemandirian pesantren dan perlindungan sosial masyarakat.
Penghargaan Pemimpin Daerah Awards 2026 merupakan bukti pengakuan terhadap berbagai langkah yang dibuat Haji Rasyid Bancin, sekaligus menjadi motivasi melanjutkan berbagai inovasi.
Menurut Haji Rasyid, penghargaan itu penanda bahwa berbagai ikhtiar mendapat apresiasi, meskipun bagi Pemko Subulussalam sebagai motivasi untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang nyata dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Target perjuangan menghadirkan Sekolah Unggul Garuda Baru dan Universitas RI di Subulussalam, diharapkan semakin memperkuat ekosistem pendidikan, membuka peluang lebih besar bagi generasi muda mendapatkan pendidikan berkualitas di daerah sendiri.
"Pendidikan bukan sekadar membangun gedung, tetapi masa depan generasi untuk memperkuat karakter, membuka akses dan menciptakan kemandirian masyarakat," pesan Rasyid, sebut
Awards 2026 menjadi bagian dari apresiasi terhadap pemimpin daerah yang dinilai berkontribusi positif dalam pembangunan dan pelayanan publik di daerah masing-masing. (id130)



























Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda