Breaking News
Memuat breaking news...

Berteduh di Pulau Talam, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik Serap Langsung Aspirasi Nelayan Tradisional

Redaksi
Redaksi
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 7.15 AM WIB
Berteduh di Pulau Talam, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik Serap Langsung Aspirasi Nelayan Tradisional
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

SIBOLGA (Waspada.id): Kepedulian Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik terhadap masyarakat kembali terlihat saat dirinya menyerap langsung aspirasi para nelayan tradisional di Pulau Talam, Perairan Tapanuli Tengah, Kamis (6/8/2026).

Pertemuan yang berlangsung secara spontan itu terjadi sekitar pukul 11.20 WIB. Saat itu Wali Kota bersama rombongan sedang memancing di sekitar Pulau Mursala. Karena cuaca memburuk, rombongan memutuskan berteduh di warung milik warga bernama Pak Harefa yang berada di Pulau Talam.

Kehadiran orang nomor satu di Kota Sibolga tersebut sempat membuat para nelayan terkejut. Namun suasana segera berubah menjadi hangat dan penuh keakraban. Warga mengaku mengenal sosok Akhmad Syukri Nazry Penarik sebagai pemimpin yang hobi memancing dan mudah berbaur dengan masyarakat.

Momentum tersebut dimanfaatkan para nelayan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, khususnya terkait aktivitas kapal penangkap ikan yang menggunakan jaring hela.

Salah seorang perwakilan nelayan, Gimar, mengungkapkan bahwa kapal-kapal tersebut kerap memasuki wilayah tangkap nelayan tradisional sehingga merusak rumpon yang telah dipasang sebagai tempat berkumpulnya ikan.

"Sebagian besar rumpon yang kami tebar rusak. Satu unit rumpon biayanya sekitar Rp700 ribu. Kami mohon Pak Wali membantu menertibkan kapal jaring hela agar tidak masuk ke zona nelayan kecil," ujar Gimar.

Meski secara administratif Pulau Talam berada di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, para nelayan tetap berharap Wali Kota Sibolga dapat membantu menjembatani komunikasi dengan instansi terkait agar persoalan tersebut mendapat perhatian.

Selain itu, warga juga memohon dukungan pengadaan rumpon guna meningkatkan hasil tangkapan dan kesejahteraan nelayan tradisional.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Akhmad Syukri Nazry Penarik menyampaikan akan berupaya meneruskan keluhan para nelayan kepada instansi yang berwenang serta mendorong adanya koordinasi lintas daerah demi melindungi kepentingan nelayan tradisional.

Pertemuan sederhana yang berlangsung di tengah cuaca buruk itu menjadi bukti bahwa seorang pemimpin dapat mendengar langsung suara masyarakat dalam berbagai situasi. Bagi para nelayan Pulau Talam, kesempatan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Wali Kota Sibolga menjadi harapan agar persoalan yang mereka hadapi segera memperoleh solusi melalui sinergi seluruh pihak terkait. (Tnk)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement