Breaking News
Memuat breaking news...

Bireuen Bersatu, Forkopimda dan Warga Kota Juang Gelar Apel Kebangsaan Damai

Redaksi
Redaksi
Jumat, 4 September 2026 - 10.56 PM WIB
Bireuen Bersatu, Forkopimda dan Warga Kota Juang Gelar Apel Kebangsaan Damai
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

BIREUEN (Waspada.id): Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bireuen bersama elemen masyarakat menggelar Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Aula Setdakab Bireuen, Kota Juang, Provinsi Aceh, Jumat (4/9/2026) pagi. Agenda strategis ini bertujuan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan.

Ratusan peserta dari berbagai kalangan memadati lokasi acara dengan mengenakan seragam kebesaran organisasi masing-masing. Hadir dalam acara tersebut, Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran dan Sekda Bireuen Ismunandar.

Selain itu, pimpinan TNI-Polri, aparatur pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, jajaran SKPK, RAPI, kaum ibu, serta kalangan organisasi masyarakat dan mahasiswa turut mensukseskan acara ini.

Suasana khidmat terasa saat Ketua DPD II KNPI Kabupaten Bireuen, Abdul Halim, memimpin pembacaan ikrar Deklarasi Damai yang diikuti oleh seluruh peserta. Komitmen bersama ini sebagai bukti nyata keseriusan menjaga kondusifitas wilayah.

Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran menegaskan, pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menjaga keamanan.

"Kita harus terus merawat persatuan ini. Apel kebangsaan ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Bireuen siap menjaga perdamaian dan menolak segala bentuk perpecahan," ujar Brigjen TNI Ali Imran di sela-sela acara.

Selanjutnya, Sekdakab Bireuen, Ismunandar membacakan sambutan tertulis Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis. Dalam pidato tersebut, Bupati menekankan bahwa perbedaan suku, agama, ras, dan budaya bukanlah alasan untuk terpecah belah, sebutnya.

Oleh karena itu, Sekda mengajak masyarakat melakukan tiga hal penting, yaitu menjaga persatuan dengan menghindari perpecahan, berita bohong (hoax), dan rasa benci. Mengamalkan Pancasila sebagai dasar dalam bersikap sehari-hari. Membangun negeri dengan memberikan karya dan kontribusi terbaik di bidang masing-masing.

"Mari kita jaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan kerja sama dan rasa damai," pesan Sekda saat membacakan sambutan Bupati.

Sedangkan, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

"Semangat Indonesia Damai harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tetapi menjadi kekuatan untuk membangun Kabupaten Bireuen yang aman, rukun dan semakin maju," harapnya.

Melalui momentum yang diinisiasi pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), seluruh masyarakat Bireuen sepakat untuk terus bersinergi demi mewujudkan daerah yang aman, harmonis, dan damai.

Pada akhir acara, para pejabat Forkopimda menandatangani komitmen kesetiaan kepada NKRI. Mulai Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Bupati Bireuen Mukhlis, dan Ketua DPRK Bireuen Junaidi.

Kemudian, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf Dikdik Sukayat, Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, Kejari Bireuen Yarnes, dan Ketua Pengadilan Bireuen Zulfikar Siregar.(rel)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement