Breaking News
Memuat breaking news...

Birokrasi Aceh Utara Berguncang: 11 Kursi Kosong, BKPSDM Segera Gelar Seleksi Terbuka

Redaksi
Redaksi
Rabu, 19 Agustus 2026 - 6.16 AM WIB
Birokrasi Aceh Utara Berguncang: 11 Kursi Kosong, BKPSDM Segera Gelar Seleksi Terbuka
Saifuddin, S.STP., M.S.P., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Aceh Utara.Waspada.id/Ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

Di Gedung Kantor Bupati Aceh Utara, udara terasa berat. Bukan karena panas siang yang menekan, melainkan karena kabar yang bergulir: sebelas dinas berdiri tanpa nakhoda. Kursi-kursi kepala dinas itu kosong dan sudah dijabat oleh Plt yang berganti-ganti dalam rentang waktu cukup lama.

Kondisi ini, seakan menunggu sosok yang berani duduk dan menata arah birokrasi. Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil—yang akrab disapa Ayahwa—pun bersiap membuka panggung seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), melalui BKPSD. Sebuah langkah yang akan menentukan wajah pemerintahan daerah ke depan.

Kekosongan ini bukan sekadar data administratif. Ia adalah denyut yang terhenti di tubuh birokrasi. Di dinas kesehatan, pelayanan publik menanti kepastian. Di dinas pertanian dan perkebunan, para petani menunggu kebijakan yang bisa menjamin hasil panen dan harga jual. Di dinas lain, program pembangunan tersendat karena tak ada figur definitif yang menandatangani keputusan.

Ayahwa menyadari, birokrasi tanpa pemimpin ibarat kapal besar yang kehilangan arah. Maka, seleksi terbuka menjadi jalan yang dipilih. Bukan sekadar formalitas, melainkan panggung pertarungan gagasan dan integritas. Dari kursi kosong itu, akan lahir pejabat-pejabat baru yang diharapkan membawa semangat segar, profesionalisme, dan keberanian mengambil keputusan.

Saifuddin, S.STP., M.S.P., Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Utara kepada Waspada.id, Selasa (18/08/2026) malam, menyebut langkah ini sebagai bagian dari penyegaran.

“Bupati ingin memastikan bahwa birokrasi berjalan optimal. Seleksi terbuka segera kita gelar dalam waktu dekat. Seleksi ini memberi kesempatan bagi pejabat terbaik untuk tampil,” ujarnya. Kata-kata itu mengandung harapan, sekaligus tekanan: publik menunggu sosok yang benar-benar layak, bukan sekadar pengisi jabatan.

Di luar gedung pemerintahan, masyarakat Aceh Utara menatap dengan cemas. Petani di pedalaman bertanya-tanya, apakah kepala dinas baru nanti akan berpihak pada mereka? Tenaga kesehatan di RSUD Cut Mutia berharap, kepemimpinan baru bisa memperbaiki sistem pelayanan yang sering tersendat. Para pemuda menunggu, apakah birokrasi akan lebih transparan dan membuka ruang partisipasi?

Kekosongan ini, pada akhirnya, bukan hanya soal jabatan. Ia adalah soal kepercayaan. Kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah, terhadap janji-janji pembangunan, terhadap masa depan Aceh Utara.

Data yang Waspada.id peroleh ari BKPSDM, 11 kursi kosong itu masing-masing Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan Dayah, Direktur RSUD Cut Meutia, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersiha, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Dinas Perumahan Rakyatdan Kawasan Permukiman.

Sebelas kursi kosong kini menjadi simbol. Simbol krisis sekaligus peluang. Ayahwa telah membuka pintu seleksi terbuka, dan dari pintu itu akan lahir wajah baru birokrasi Aceh Utara. Pertanyaannya, apakah kursi-kursi itu akan benar-benar diisi oleh nakhoda yang mampu membawa kapal besar ini berlayar lebih jauh, atau sekadar menjadi singgasana baru bagi rutinitas lama? WASPADA.id

Maimun Asnawi, S.HI.,M.Kom.I

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik
No topics for this article yet.

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement