Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Dorong IMT-GT Ubah Gagasan Ekonomi Menjadi Program Nyata

Redaksi
Redaksi
Rabu, 9 September 2026 - 9.34 PM WIB
Bobby Dorong IMT-GT Ubah Gagasan Ekonomi Menjadi Program Nyata
Gubsu Bobby Nasution didampingi sejumlah OPD memimpin CMGF IMT-GT ke-32 di Ballroom Lantai 2 Hotel JW Marriott Medan, Rabu (9/9/2026). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

MEDAN (Waspada.id) – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong negara anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) memperkuat kerja sama ekonomi dengan menerjemahkan berbagai gagasan yang disepakati menjadi program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Bobby saat memimpin Chief Ministers’ and Governors’ Forum (CMGF) IMT-GT ke-32 di Hotel JW Marriott Medan, Rabu (9/9/2026). Forum itu menjadi ruang bagi para kepala daerah dari tiga negara untuk membahas arah pengembangan kerja sama kawasan.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing negara menyampaikan masukan, ide dan gagasan terkait pengembangan program IMT-GT. Sumut turut memaparkan sejumlah potensi ekonomi, antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, pelabuhan, kawasan industri, sektor pertanian serta berbagai potensi ekonomi lainnya.

“Banyak poin yang kita bahas, ekonomi, akademi, lingkungan dan lainnya. Salah satu yang banyak kita bahas adalah ekonomi, di mana kita semua sepakat untuk saling menguatkan dan tetap menjaga lingkungan lewat green dan blue economy,” ujar Bobby usai acara.

Menurut Bobby, penguatan ekonomi kawasan harus didukung platform kerja sama yang mampu menghubungkan berbagai gagasan dengan pelaksanaan program. Dengan demikian, kesepakatan yang dihasilkan tidak berhenti sebagai rencana, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan IMT-GT.

“Kita butuh dari sekadar rencana, kita butuh platform untuk mewujudkan gagasan menjadi program nyata yang bisa memberikan dampak langsung untuk kawasan ini,” katanya.

Bobby juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Konsep ekonomi hijau dan ekonomi biru dinilai dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan kawasan secara berkelanjutan.

Pimpinan delegasi Malaysia untuk CMGF, Abu Bakar Hamzah, mendukung upaya penguatan kerja sama ekonomi yang dibahas dalam forum tersebut. Menurutnya, penguatan ekonomi bersama penting untuk meningkatkan ketahanan kawasan menghadapi berbagai dinamika global.

“Kami mendukung program-program yang telah dipresentasikan masing-masing perwakilan. Kita setuju penguatan ekonomi menjadi hal yang penting untuk kita bangun bersama,” ujar Abu Bakar.

Dukungan serupa disampaikan pimpinan delegasi Thailand, Songklod Sawangowng. Ia menilai kolaborasi antardaerah dari ketiga negara perlu diperkuat agar berbagai kesepakatan yang dihasilkan dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama konkret.

“Kita perlu memperkuat kolaborasi dan memberikan bentuknya dari apa yang akan kita sepakati nantinya,” katanya.

Pertemuan CMGF IMT-GT ke-32 dihadiri gubernur dari berbagai provinsi di Sumatera, delapan negara bagian Malaysia dan 14 provinsi di wilayah Selatan Thailand.

Hadir pula delegasi dari ketiga negara, perwakilan ASEAN, Kementerian Dalam Negeri serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut.(DISKOMINFO SUMUT)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement