Breaking News
Memuat breaking news...

Bobby Nasution Minta Alokasi Dana Transfer Bencana Untuk Sumut Dipertahankan Pada 2027

Redaksi
Redaksi
Selasa, 14 Juli 2026 - 9.34 PM WIB
Bobby Nasution Minta Alokasi Dana Transfer Bencana Untuk Sumut Dipertahankan Pada 2027
Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (14/7). Waspada.id/ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size

MEDAN (Waspada.id): Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution berharap pemerintah pusat tetap mempertahankan besaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) bagi Sumatera Utara pada 2027 agar setara dengan alokasi tahun 2026. Menurutnya, dukungan anggaran tersebut masih dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan daerah yang terdampak bencana.

Harapan itu disampaikan Bobby Nasution saat membuka Rapat Koordinasi Monitoring dan Asistensi Penggunaan Dana Transfer ke Daerah (TKD) Tambahan di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, Selasa (14/7).

Bobby mengatakan dampak bencana yang terjadi pada 2025 masih dirasakan masyarakat, terutama terhadap aktivitas perekonomian dan pembangunan di sejumlah wilayah. Karena itu, ia berharap pemerintah pusat tetap memberikan perhatian melalui alokasi TKD pada tahun anggaran mendatang.

"Kami berharap alokasi TKD tahun 2027 tetap sama seperti tahun 2026 sehingga proses rehabilitasi dan pemulihan daerah terdampak bencana dapat terus berjalan," ujarnya.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat telah mengembalikan alokasi TKD untuk Sumatera Utara sekitar Rp6 triliun. Dari jumlah tersebut, Pemerintah Provinsi Sumut menerima sekitar Rp1,1 triliun yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program rehabilitasi dan pembangunan di daerah terdampak bencana.

Menurut Bobby, Pemerintah Provinsi Sumut berkomitmen menggunakan dana tersebut secara transparan dan siap menerima pengawasan agar pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Bobby juga meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota memanfaatkan tambahan anggaran tersebut secara tepat sasaran, baik untuk pembangunan infrastruktur maupun program pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pemulihan pascabencana.

Selain itu, ia mengajak seluruh kepala daerah di Sumatera Utara memperkuat sinergi dengan pemerintah provinsi agar percepatan rehabilitasi dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni menjelaskan pemerintah pusat telah menambah alokasi Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp10,68 triliun bagi tiga provinsi terdampak bencana, yakni Sumatera Utara sebesar Rp6,35 triliun, Sumatera Barat Rp2,63 triliun, dan Aceh Rp1,65 triliun.

Fatoni mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang telah menyesuaikan APBD 2026 melalui Peraturan Kepala Daerah guna mengakomodasi tambahan dana tersebut. Ia berharap seluruh anggaran dapat segera direalisasikan sehingga mampu mempercepat pemulihan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kartosius Sinaga, serta para bupati dan wali kota se-Sumatera Utara. (HUMAS DISKOMINFO)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement