Breaking News
Memuat breaking news...

BPS Catat 99 Kabupaten/Kota Di Indonesia Alami Pertumbuhan Diatas 6 Persen

Redaksi
Redaksi
Senin, 12 Oktober 2026 - 4.33 PM WIB
BPS Catat 99 Kabupaten/Kota Di Indonesia Alami Pertumbuhan Diatas 6 Persen
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti /ist
Eksklusif di WhatsApp
Dapatkan berita terkini langsung di layar HP Anda
Waspada+ Gabung
Reading Comfort
adjust the font size
Advertisement

JAKARTA (Waspada.id): Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 99 kabupaten/kota di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen selama semester I-2026.

Bahkan sejumlah daerah mampu tumbuh di atas 8 persen, didukung aktivitas industri manufaktur dan sektor ekonomi unggulan di masing-masing wilayah.

"Artinya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional itu sebenarnya adalah agregasi atau didorong dari pertumbuhan ekonomi daerah," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin (12/9/2026).

Kondisi tersebut, lanjutnya memperlihatkan bahwa penguatan sektor industri di daerah dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi.

Selain daerah berbasis industri dan pertambangan, Amalia menyoroti daerah yang mampu mencatat pertumbuhan tinggi melalui pengembangan sektor unggulan lainnya.

"Salah satunya Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, yang mencatat pertumbuhan ekonomi mendekati 7 persen," terangnya.

Menurut Amalia, pertumbuhan ekonomi Sidrap didukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, masuknya investasi, serta pengembangan industri pengolahan di daerah tersebut.

Amalia menambahkan, kabupatan kota yang sudah tumbuh bahkan di atas 8 persen. Ada di daerah Kendal, di Jawa Tengah, karena memang dipopang oleh industri manufakturnya yang bergerak.

Kemudian, ada Batang yang juga tumbuh di atas 8 persen karena ada Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batang. Kemudian ada Koronpalo dan juga yang bisa tumbuh di atas rata-rata ekonomi nasional.

"Bahkan selain kota-kota dan provinsi berbasis tambang ada kota-kota dan kebupatan yang bisa tumbuh tinggi yang bukan basisnya tambang," tambah Amalia.

Dia menambahkan, pertumbuhan ekonomi daerah perlu terus didorong agar kontribusinya terhadap perekonomian nasional semakin kuat.

Ia juga menyoroti, pentingnya mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera dan Jawa. Menurutnya, seluruh provinsi di Pulau Jawa telah mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional, sementara sejumlah provinsi lain masih perlu didorong lagi.

BPS menilai, pemetaan pertumbuhan ekonomi hingga tingkat kabupaten dan kota penting untuk melihat sektor-sektor yang menjadi penggerak perekonomian di setiap wilayah.

"Dengan memahami karakteristik ekonomi daerah, pemerintah dapat menentukan arah kebijakan yang sesuai dengan potensi masing-masing wilayah, termasuk melalui penguatan industri manufaktur, peningkatan produktivitas pertanian, dan dorongan investasi," jelas Amalia. (Id88)

Ikuti WASPADA di Google Berita
Dapatkan berita terbaru langsung dari Google News.
Ikuti
Topik

Discussion

Bagikan pemikiran dan pendapat Anda

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.
Berita Terkait
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement