Bukan Keracunan, Menu MBG Terlalu Pedas Picu Keluhan Siswa dan Guru di Panyabungan Utara


PANYABUNGAN (Waspada.id): Dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa 20 siswa dan guru MTs Swasta Saba Lobu, Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (9/9), dipastikan bukan keracunan.
Keluhan muncul karena menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disajikan terlalu pedas. Hal tersebut dikonfirmasi Humas Polres Madina, Camat Panyabungan Utara, serta pihak Puskesmas Mompang pada Kamis (10/9).
Kasus ini sempat menyebar melalui rekaman video di grup WhatsApp wartawan yang menyebutkan 20 orang — 1 laki-laki dan 18 perempuan, serta 1 guru — dilarikan ke UPT Puskesmas Mompang. Namun, keterangan di lapangan menunjukkan mereka hanya mendapat penanganan singkat dan langsung pulang ke rumah masing-masing pada hari yang sama.
Kepala UPT Puskesmas Mompang, Mizar, menegaskan tidak ada pasien yang masuk karena keracunan. "Tidak benar keracunan, hanya saja gulai yang disajikan kemarin Rabu terlalu pedas, semua sudah pulang," ujarnya.
Pernyataan serupa disampaikan Humas Polres Madina, R. Manurung: "Bukan keracunan, menunya terlalu pedas, jadi ada beberapa siswa tidak tahan. Langsung pulang semua hari itu juga."
Camat Panyabungan Utara, Azmisar Yusuf Hasibuan, mengaku menerima informasi awal terkait insiden tersebut, namun setelah dikonfirmasi ke pihak kesehatan, diketahui penyebabnya bukan keracunan.
Sementara itu, Lurah Mompang Jae, Rasyid, menyatakan belum menerima laporan resmi terkait peristiwa ini baik dari pihak sekolah maupun Puskesmas.(id100)












Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda