Bukan MURI, Rekor ASEAN Dan ASIA Diraih Kejeruan Metar Bilad Deli Dan Aliyah Rizq Holdings, Umat Islam Indonesia Wajib TahuBukan MURI, Rekor ASEAN Dan ASIA Diraih Kejeruan Metar Bilad Deli Dan Aliyah Rizq Holdings, Umat Islam Indonesia Wajib Tahu

MEDAN (Waspada.id): Pelaksanaan qurban akbar Idul Adha 1447 Hijriah di Pesantren Yayasan Al Fatih, Paluh Manan, Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, mencatat sejarah baru di tingkat internasional.
Kegiatan yang digagas Kejeruan Metar Bilad Deli XI bersama Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. ini berhasil meraih penghargaan ASEAN Record dan ASIA Record atas penyelenggaraan qurban sebanyak 5.000 ekor hewan di beberapa negara Asia Tenggara.
Prestasi tersebut sekaligus meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Penghargaan yang diraih bukan berasal dari Museum Rekor Indonesia (MURI), melainkan dari lembaga pencatat rekor internasional ASEAN Record dan ASIA Record.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Ketua Juri ASEAN Record, Ms. Gillian Ooi, kepada Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan pelaksanaan qurban berskala besar yang melibatkan Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Kegiatan qurban yang dipusatkan di Yayasan Al Fatih itu turut dihadiri Raja Kejeruan Metar Bilad Deli XI YTAM Muhammad Fauzi, S.I.Kom., M.H beserta permaisuri, Asisten I Pemerintah Kabupaten Deli Serdang Drs. Zainal Abidin Hutagalung, MAP mewakili Bupati Deli Serdang, CEO Aliyah Rizq Holdings Pte. Ltd. Datok Sri Mohamad Nor Ashraf, Syech Adnan Magharib, Pimpinan Yayasan Al Fatih Datok H. Tasimin M.T, Direktur The Herdsmen Pte. Ltd. Datok Sri Ridzwan Syed, Anggota DPRD Sumatera Utara Datok Fajri Akbar, S.H, Anggota DPRD Deli Serdang Datok Muhammad Adami Sulaiman, S.H., M.Ag, Prof. dr. Ridha Darmajaya, SpBS (K), Datok Hadi Muslim selaku Imam Sholat Idul Adha, serta Datok Mukhlis yang menyampaikan khutbah Idul Adha.
Turut hadir pula sejumlah tokoh adat Melayu, alim ulama, jajaran panitia qurban, Juru Sembelih Halal (JULEHA), unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, pengusaha, relawan kemanusiaan, dan masyarakat dari berbagai daerah yang ikut menyaksikan pelaksanaan qurban akbar tersebut.
Selain menjadi simbol ibadah dan kepedulian sosial, kegiatan ini juga dinilai memperkuat syiar Islam dan budaya Melayu lintas negara. Ribuan hewan qurban yang disembelih didistribusikan kepada masyarakat kurang mampu, masjid-masjid, hingga diolah menjadi daging kaleng berbumbu untuk peserta qurban di Malaysia dan Singapura.
Bukti Harmonisasi
Asisten I Pemkab Deli Serdang, Drs. Zainal Abidin Hutagalung, MAP, menyebut kegiatan tersebut sebagai bukti harmonisasi antara syiar Islam dan budaya Melayu.
“Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan semangat ibadah dan kepedulian sosial, tetapi juga menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu yang berjalan harmonis bersama syiar Islam,” ujarnya.
Sementara itu, YTAM Muhammad Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan qurban akbar tersebut, mulai dari yayasan, panitia, JULEHA, korporasi, hingga masyarakat setempat.
Menurutnya, capaian rekor internasional ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus momentum mempererat persatuan umat Islam di kawasan Asia Tenggara.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari semangat gotong royong dan kolaborasi lintas negara yang dibangun dalam pelaksanaan qurban. Mulai dari proses penyembelihan, distribusi daging, hingga pengolahan hasil qurban dilakukan secara terorganisir dan melibatkan ratusan relawan serta tenaga profesional.
Di sisi lain, kegiatan qurban akbar ini dinilai memberi dampak sosial dan ekonomi yang luas bagi masyarakat sekitar. Selain membantu ribuan penerima manfaat, pelaksanaan qurban dalam jumlah besar turut menggerakkan sektor peternakan, distribusi logistik, hingga industri pengolahan pangan dan kulit di kawasan Sumatera Utara.
Para tokoh yang hadir berharap capaian rekor ASEAN dan ASIA tersebut dapat menjadi inspirasi bagi umat Islam di Indonesia untuk terus memperkuat solidaritas, memperluas manfaat ibadah qurban, serta menunjukkan bahwa syiar Islam dapat berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan semangat kemanusiaan.
Dengan penghargaan ASEAN Record dan ASIA Record tersebut, pelaksanaan qurban di Hamparan Perak kini tercatat sebagai salah satu kegiatan qurban terbesar dan paling bersejarah di Asia Tenggara. (id143)































Discussion
Bagikan pemikiran dan pendapat Anda